RAPAT : Kecamatan Cinere mengadakan pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), kemarin (25/01). NURHIDAYATI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CINERE – Kecamatan Cinere mulai mempersiapkan pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) jelang pelaksanaan, Kamis (3/2) mendatang. Kemarin (25/01), seluruh kelurahan datang memaparkan ajuan yang sudah disaring di tingkat kelurahan, dalam rapat pra musrenbang.

Kepada Harian Radar Depok, Camat Cinere, Sugianto menjelaskan, usulan ada yang sebelumnya kena refocusing dimajukan kembali. Tapi, masih didominasi dengan non fisik. Umumnya non fisik lebih untuk pengembangan serta sosialisasi di kalangan masyarakat. “Kami gelar pra musrenbang agar saat pelaksanaan lebih memudahkan nanti pas musrenbang sesungguhnya,” jelas camat kepada Harian Radar Depok, Selasa (25/01).

Menurutnya, tiap kelurahan mendapatkan anggaran selama setahun Rp2,5 milliar. Dana tersebut untuk fisik dan non fisik. Dana Rp1,5 miliar buat non fisik dan Rp1 miliar untuk fisik. Dalam pemaparan tiap kelurahan sepertinya banyak yang membangun drainase. Memang ini sangat penting. Mengingat, jalan-jalan di lingkungan umumnya sudah dicor tapi drainasenya belum mumpuni. “Yang penting usulan tersebut sifatnya urgent dan sudah dari hasil penyaringan,” tegasnya.

Sementara, Lurah Pangkalanjati, Tarmuji mengatakan, dalam pra musrenbang kecamatan nanti. Pihaknya mengusulkan hasil yang sudah bulat saat musrenbang tingkat kelurahan, belum lama ini. Memang ada beberapa usulan yang kembali diajukan. Karena sebelumnya kena refocusing. “Usulan kami saat musrenbang kecamatan hasil dari mufakat,” singkatnya.

Lurah Pangkalanjati Baru, Iwan mengaku, adanya pra musrenbang ini sangat membantunya dalam menyampaikan musrenbang nanti. Apalagi saat Pandemi Covid-19 saat ini, sepertinya harus menjaga protokol kesehatan (Prokes) ketat. Bila perlu jangan lama-lama saat murenbang nanti. “Covid-19 terus tinggi ya, musrenbang mestinya jangan lama-lama,” tandasnya.(cr1)

Jurnalis : Nurhidayati Fauna

Editor : Ricky Juliansyah