Politisi PKS yang juga Pemerhati Perempuan dan Anak Kota Depok, Novi Anggriani. Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Novi Anggriani meminta semua pihak, khususnya di Kota Depok untuk mewaspadai gelombang 3 pandemi. Sebab, adanya penambahan kasus Covid-19 yang signifikan beberapa hari terakhir dan meluasnya penularan varian Omicron.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, per Kamis (27/01) ada tambahan 8.077 kasus konfirmasi positif hari ini. Dengan demikian, total kasus konfirmasi positif mencapai 4.309.270. Tambahan 8.077 kasus hari ini, lebih tinggi dibandingkan kemarin yang tercatat 7.010.
DKI Jakarta menyumbangkan tambahan kasus terbanyak hari ini, yaitu 4.149. Disusul Jawa Barat (1.744) dan Banten (1.291).

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 1.643 menjadi 4.129.305. Sedangkan kasus meninggal bertambah 7, sehingga totalnya menjadi 144.261. Secara total, kasus aktif bertambah 6.427 menjadi 35.704.

Novi Anggriani mengungkapkan, pemerintah dan para epidemiolog sudah memprediksi bahwa kasus akan terus menanjak hingga mencapai puncak di Februari atau Maret ini.

Untuk itu, ia menyerukan semua pihak untuk terus terus berikhtiar untuk memukul mundur Covid-19, dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 ketika berada di ruang publik.

“Dua tahun memang membuat jengah. Tapi, mau tidak mau, masyarakat juga harus tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, sehingga meminimalisir penularan,” kata Novi Anggriani kepada Radar Depok, Kamis (27/01).

Selain itu, lanjut Novi Anggriani yang juga pemerhati perempuan dan anak di Kota Depok ini, warga yang belum divaksin agar segera mengikuti program vaksinasi di sejumlah titik yang telah disediakan pemerintah.

“Mereka yang sudah divaksin juga jangan sampai abai Prokes Covid-19,” lanjut Novi Anggriani.

Justru, sambung Novi Anggriani, mereka yang telah divaksinasi agar berkontribusi aktif dalam menyosialisasikan Prokes Covid-19 dan juga mengajak warga yang belum divaksin untuk segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi.

“Ini ikhtiar kita untuk kebal dan terbebas dari Covid-19, jangan sampai tidak vaksin, kecuali mereka yang memang tidak dianjurkan untuk vaksinasi karena masalah kesehatan,” ucap Novi Anggriani. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah