sertijab
GANTI KADIS : Sertijab (serah terima jabatan) antara Fitriawan kepada Dede Hidayat selaku Kepala DKUM yang baru diliputi suasana haru, karena Fitriawan telah memimpin DKUM cukup lama, hampir enam tahun, Selasa (4/1). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Sebelum upload ke media sosial (Medsos) baiknya warganet tabayyun dahulu. Memang dalam unggahan warganet di suatu medsos kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Depok kosong. Sepi bukan berarti tak ada Aparatur Sipil Negara (ASN), semua pegawai ternyata sedang rapat bersama menyusun program.

Kepada Harian Radar Depok, Kepala DKUM Depok, Dede Hidayat mengaku, memang saat video itu beredar semua pegawai sedang rapat di dalam ruangan. Kebetulan juga, sistem masuk kerja belum normal. Sangat wajar warganet yang memvideo pelayanan di depan kantor DKUM kosong. “Saya memaklumi. Tapi, harus tahu dahulu pelayanan di depan kosong itu kenapa,” terang Dede, Rabu (12/1).

Saat rapat, kata Dede, DKUM membahas sejumlah program. Bidang Pengawasan Dan Bina Usaha Koperasi pihaknya melakukan empat kegiatan. Antara lain, evaluasi pengawasan koperasi, pembekalan akses permodalan koperasi, penilaian kesehatan koperasi serta perluasan jaringan usaha koperasi.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka melaksanakan pemberdayaan peningkatan produktivitas, nilai tambah, akses pasar, akses pembiayaan, penguatan kelembagaan, penataan manajemen, standarisasi dan restrukturisasi usaha koperasi,” tuturnya.

Kemudian, pada Bidang Penyuluhan Kelembagaan Dan Sumber Daya Manusia ada dua kegiatan. Yaitu pendidikan dan pelatihan bagi pengurus koperasi di Kota Depok dan penyuluhan dan Rapat Anggota Koperasi Syariah Sawangan Berkah Bersama.

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait definisi koperasi, landasan hukum koperasi, prinsip-prinsip perkoperasian, struktur organisasi dan kelembagaan koperasi serta Jenis-jenis koperasi dan permodalan koperasi.

“Dengan adanya penyuluhan tersebut diharapkan anggota di Koperasi Syariah Sawangan Berkah Bersama dapat meningkatkan pengetahuan tentang perkoperasian,” lanjutnya.

Dede melanjutkan, pada Bidang Pemberdayaan UMKM ada lima kegiatan. Pertama, pendataan potensi dan pengembangan usaha mikro berupa pemanfaatan kios, pengawasan, monitoring dan evaluasi para pelaku usahanya.

Kedua, memfasilitasi kemudahan perizinan dengan memberikan pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP), pelatihan laik sehat, sosialisasi dan pendaftaran sertifikasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan sosialisasi halal. Ketiga, melakukan pemberdayaan melalui kemitraan usaha mikro. Keempat, pemberdayaan kelembagaan potensi dan pengembangan usaha mikro.

Kelima, memfasilitasi usaha mikro menjadi usaha kecil dalam pengembangan produksi dan pengolahan, pemasaran, Sumber Daya Manusia (SDM) serta desain dan teknologi.

“Seperti, pelatihan Wirausaha Baru (WUB), Gelar Produk Usaha Mikro HUT Kota Depok, Depok Virtual Expo 2021, Pelatihan Digital Marketing,  Pelatihan Desain Kemasan Produk dan Pengembangan Toko Online UMKM,” tandasnya.(rd)

Editor : Fahmi Akbar