imigrasi depok
PELAYANAN MAKSIMAL : Petugas Imigrasi Kota Depok saat melakukan pelayanan jemput bola Easy Paspor di salah satu lokasi perumahan masyarakat di Kawasan Kecamatan Cilodong. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Akibat pandemi Covid-19 masih terjadi di Kota Depok, menjadikan penerbitan paspor selama 2021 di Kantor Imigrasi Kelas 2 Non TPI Kota Depok menurun drastis, bila dibandingkan tahun 2020. Makanya pada 2022, Imigrasi menargetkan 30 ribu penerbitan paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Depok, Fahrul Azman menjelaskan, penerbitan paspor hingga Desember 2021 tercatat ada 14.030 buku. Jika dilihat penerbitan paspor pada 2020 ada 23.634 buku.

“Iya masih turun sangat drastis ya, kalau dibandingkan tahun 2022. Tapi tahun ini kita memasang target sebesar 30 ribu penerbitan Paspor,” jelasnya kepada Radar Depok, Selasa (04/01).

Dirinya mengakui, penurunan ini terjadi cukup drastis, yang berakibat karena pandemic covid-19. bahkan pihaknya telah melakukan berbagai inovasi dan terobosan, dengan program Easy Paspor yang menyasar ke permukiman masyarakat dan instansi perkatora hingga pemerintahan.

“Itu program jemput bola untuk membuat paspor ya. Kami lakukan untuk mendongkrak penerbitan paspor, itu sangat membantu, tetapi belum banyak,” jelas Fahrul

Dibeberkannya, easy paspor ini dilakukan setiap bulan satu kali dalam kurun waktu 2021, pelayanan ini mematok kuota sebanyak 30 pemohon.

Adapun lokasi yang pernah dilakuka pelayanan Easy Paspor, di sektor melati GDC, perumahan kawasan cilodong, kantor Kementrian Agama, dan bernagi lokasi lainnya.

“Pelayanan ini akan terus dilakukan di tahun 2022 ini, untuk mengejar target yang tadi disampaikan, sebanyak 30 ribu penerbitan paspor,” papar Fahrul.

Memang harus diakui berbagai kebijakan, seperti di tahun 2020 ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), selanjutnya di 2021 ada Peraturan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga PPKM level 1 hingga 4, menjadi penyebab akibat menurunnya penerbitan paspos.

Yuris melanjutkan, belum lagi, Imigrasi menurun kuota izin penerbitan paspor selama pandemi. Bahkan, ditutupnya lokasi pelayanan di Pusat Perbelanjaan Depok Town Square (Detos) mempengaruhi penurunan penerbitan paspor.

“Tapi kami optimis dengan 2022 akan mengejar target yang telah disepakati, dengan tetap memberikan pelayanan jemput bola,” lanjutnya.

Perlu diketahui, selama belum adanya pandemi Covid-19, Imigrasi Kota Depok melakukan penerbitan paspor sebanyak 63 ribu paspor. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro