RAWAT KALI : Anggota Green Campbone sedang bersantai di bantaran Kali Pesanggrahan seusai melaksanakan kegiatan perawatan rutin, di hutan percontohan buatan mereka. INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Pengembang perumahan dikabarkan berencana menjadikan bantaran Kali Pesanggrahan, di Kampung Kebon, RT02/07, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan sebagai bagian dari lahan perumahan. Padahal, lahan tersebut masuk ke dalam garis sempadan sungai (GSS).

Hal ini diutarakan pengurus komunitas lingkungan hidup Kali Pesanggrahan, Green Campbone, Iyan Wiryawan. Dia mengatakan pihaknya saat ini sedang mempertahankan lahan hutan percontohan dan konservasi Green Campbone di bantaran Kali Pesanggrahan.

“Kami bersama RT dan RW di sini belum menyetujui pemberian izin lingkungan yang disodorkan pihak pengembang, di lahan seluas 2,5 hektar yang akan dijadikan perumahan,” kata Iyan, Kamis (20/01).

Dia mengungkapkan, sebagai komunitas lingkungan hidup dan berdasarkan peraturan kementerian dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, (BBWSCC), pihaknya tidak akan mengizinkan pendirian bangunan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 30 meter.

“Kami hanya menegaskan kepada pengembang, bicara hak ya betul itu hak mereka sebagai pemilik lahan, tapi ingat di dalam hak anda juga ada hak lain, di sini adalah hak kali Pesanggrahan yang memang sudah dituangkan dalam peraturan untuk tidak mendirikan bangunan di sepanjang bantaran kali,” tegasnya.

Dia meminta pengembang untuk kerjasamanya demi menciptakan keseimbangan alam dan manusia. Pasalnya, sebesar apapun materi yang dimiliki pengembang, tidak akan mampu menghadapi kemurkaan alam.

“Kami meminta kerjasamanya, biar kami yang menjaga dan merawat pengembang hanya memberikan haknya Kali, saya bicara bukan untuk hari ini tapi untuk masa depan, karena apa yang kita tanam, kita pula lah yang menikmati hasilnya,” tegasnya. (dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Ricky Juliansyah