Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan pidato nya dalam malam puncak HUT Partai Golkar Ke-57 di Jakarta, Sabtu (23/10/2021) malam. Momen HUT tersebut menjadi ajang pemantapan konsolidasi untuk memenangkan agenda-agenda politik sekaligus memenangkan Pemilu 2024. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Hasil survei Panel Survei Indonesia (PSI) terhadap tokoh yang bakal dipilih jika Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar hari ini, nama Airlangga Hartarto menjadi sosok yang dipilih dengan tingkat elektabilitas 18,3 persen.

Direktur Eksekutif Panel Survei Indonesia ( PSI), Andri Gunawan mengatakan, kriteria kepemimpinan 2024 yang diinginkan masyarakat. Dari Hasil survei jajak pendapat keinginan masyarakat dalam kepemimpinan 2024 adalah kepemimpinan yang kuat di tiga aspek, antara lain aspek ekonomi, pemerintahan yang bersih dan pemerintah yang mengutamakan stabilitas politik, keamanan nasional.

“Survei menunjukkan 89,9 persen masyarakat menginginkan kemajuan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi, 84,2 persen menginginkan pemerintahan yang bersih dan 70,3 persen masyarakat menginginkan pemerintah yang mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional,” tutur Andri dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Depok, Minggu (2/1).

Sedangkan, sambung Andri, pemerintah yang kuat menurut masyarakat yang jika Presiden di dukung mayoritas DPR sebanyak 82,9 persen, didukung pelaku bisnis/dunia usaha baik dalam dan luar negeri 88,6 persen, serta yang menyatakan mampu mengendalikan aparat hukum dan keamanan sebanyak 90,7 persen.

Kemudian, terhadap tokoh yang bakal dipilih jika Pilpres digelar hari ini, dengan didasarkan pada tiga aspek yang kepemimpinan pasca presiden Joko Widodo,pada tahun 2024-2029, yaitu aspek ekonomi, pemerintahan yangg bersih & stabilitas politik dan keamanan.

“Maka Airlangga Hartarto sebagai tokoh yang diingin dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 18,3 persen,” kata Andri.

Kemudian, sambung Andri, di posisi kedua Prabowo Subianto 16,2 persen, Ganjar Pranowo 14,4 persen,Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) 5,9 persen, Sri Mulyani 5,4 persen Anies Baswedan 3,3 persen, Muhaimin Iskandar 3,2 persen, Puan Maharani 3,2 persen, Moeldoko 3,1 persen, Sandiaga Uno 3,1 persen.

“Selanjutnya, Harry Tanoesudibjo 2,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,3 persen, Ridwan Kamil 1,9 persen, Khofifah Indarparawangsa 1,9 persen ,Erick Thohir 1,7 persen dan yang belum memilih 13,7 persen,” ucap Andri.

Survei ini dilakukan 14-29 Desember 2021. Jumlah total sampel sebanyak 1.820 orang responden tersebar di 34 Provinsi. Sampel ditarik dengan metode multistage random sampling. Survei tersebut mengandung tingkat toleransi kesalahan plus minus 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah