sertifikat tanah pasput
TERIMA SERTIFIKAT : Seorang warga Pasput sedang menunjukkan sertifikat miliknya yang baru diserahkan petugas Kantah ATR/BPN Kota Depok. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PASPUT – Kantor Pertanahan (Kantah) Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Depok, menyerahkan ratusan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Kelurahan Pasir Putih (Pasput), Kecamatan Sawangan, pada Kamis (6/1). 

Ketua Tim 6 Kantah ATR/BPN Kota Depok, Yudhi Sugandi mengatakan, hari ini pihaknya menyerahkan sertifikat yang didaftarkan warga Pasput dalam periode tahap satu, dua, dan tiga. 

“Tahap satu tahun 2019, tahap dua tahun 2020, dan tahap tiga tahun 2021,” katanya, Kamis (6/1). 

Dia mengungkapkan, untuk tahap satu ada 20 sertifikat yang diserahkan, tahap dua ada 13 sertifikat, dan tahap tiga ada 100 sertifikat. 

“Penyerahan kami lakukan di halaman kantor Kelurahan Pasput, diserahkan langsung ke warga penerima dan disaksikan aparatur kelurahan setempat,” tuturnya. 

Dia menyebutkan, saat ini di Pasput masih untuk tahap satu dan dua masih ada sisa sertifikat yang belum diserahkan sebanyak 150 sertifikat, sedangkan tahap ketiga baru 250 sertifikat yang diserahkan, dari total 2780 bidang tanah yang didaftarkan pada tahap ketiga. 

“Untuk sisah tahap satu dan dua sudah dalam proses, sedangkan tahap ketiga baru berjalan dan akan kita kerjakan terus agar bisa diserahkan ke warga,” bebernya. 

Di lokasi yang sama, Kasipem Kelurahan Pasput, Komarudin mengapresiasi petugas Kantah ATR/BPN Kota Depok yang sudah menyalurkan sertifikat tanah warganya. 

“Kami mengapresiasi BPN yang sudah membantu pembuatan sertifikat warga kami. Apapun arahan dari Panitia PTSL Kelurahan dan BPN harus diikuti masyarakat agar sertifikat bisa cepat diurus,” terangnya. 

Dan bagi yg belm menerima. Sertifikat mohon sabar, untuk itu pembagian ini di berikan secara berjenjang atau bertahap.

Dia berharap, di tahun 2022 ini seluruh sertifikat warganya sudah rampung semua.

“Kami minta kepada warga yang belum mendapatkan sertifikat tuk bersabar , dan juga kepada pihak BPN untuk segera bisa menyesuaikan pengerjaan pembuatan sertifikat sesuai dengan harapan warga,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya