tanggal resmi pemilu 2024

RADARDEPOK.COM – Partai politik di Kota Depok kekiniannya harus memanaskan mesin. Senin (24/1), DPR RI, KPU, Bawaslu, DKPP dan  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyetujui pelaksanaan Pilkada serentak dilakukan pada 27 November 2024 mendatang. Kesepakatan itu sebagaimana usulan yang disampaikan KPU dan pemerintah dalam rapat di Komisi II DPR pada hari ini, Senin (24/1).

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna tak menampik adanya kesepakatan Pilkada serentak tersebut. “Iya 27 November 2024, itu termasuk Kota Depok,” singkat Nana kepada Harian Radar Depok, Senin (24/1).

Sementara, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna, menyambut baik kepastian waktu penyelenggaraan pemilu, baik Pilpres, Pileg, ataupun Pilkada.   Di Depok, kata dia, sejak jauh hari persiapan sudah dilakukan. Turun ke masyarakat, menjaring aspirasi dari warga. Terutama dari kalangan akar rumput. “Kami di Gerindra selalu berbuat untuk masyarakat,” ungkapnya.

CEO Depok United FC ini menambahkan, untuk Pileg, partai memmasang target besar. 14 sampai 15 kursi. Saat ini, di DPRD Kota Depok mengantongi 10 kursi. “Dengan target itu (14 sampai 15 kursi), kami ingin mendapat Ketua DPRD Kota Depok,” bebernya.

Makanya, kader-kader terbaik siap diturunkan untuk mendapat dukungan masyarakat. Daerah Pemilihan (Dapil) yang dirasa masih kurang gaung, akan ditempatkan kader mumpuni. “Penjaringan akan mulai disiapkan,” terangnya.

Sementara bicara Pilkada, tak main-main. Dirinya pun siap untukk maju kembali. Meski demikian, mantan Wakil Walikota Depok ini menuturkan, siap mematuhi perintah dari pengurus pusat.  “Sebagai kader harus selalu siap (maju Pilkada). Tapi tentu akan menunggu arahan dari pusat dulu,” tegasnya.

Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman mengatakan, DPC hanya prajurit yang dilatih untuk siap mendapatkan instruksi. DPC sidah bersiap, jika sudah ditetapkan pilkada pada tanggal 27 November 2024. “Kalau sudah ditetapkan, dan diberikan insturksi untuk bersiap ya harus siap,” katanya.

Persiapan dari PDC PDIP Kota Depok ini diantaranya sudah membentuk organisasi sampai tingkat bawah.  “Kalau soal itu PDI Perjuangan sudah siap dan konsolidasi. Persiapan organisasi membentuk sampai ketingkat bawah,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pihaknya bersama dengan KPU, Bawaslu, DKPP dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyetujui pelaksanaan Pilkada serentak dilakukan pada 27 November 2024 mendatang.

“Pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota dilaksanakan pada 27 November 2024,” ujar Doli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/1).

Lebih lanjut, legislator Partai Golkar ini menuturkan, pihaknya bersama dengan Kemendagri memutuskan  penyelenggara Pemilu pada 14 Februari 2024.

“Penyelenggaraan pemungutan suara pemilihan umum serentak untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten dan kota serta anggota DPD RI dilaksanakan pada 14 Februari 2024,” katanya.

Doli mengatakan, pembahasan mengenai tahapan dan program dari Pemilu 2024 mendatang, DPR bersama dengan penyelenggara pemilu dan Kemendagri juga dalam waktu dekat ini akan mengelar rapat bersama.

“Tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024 ditetapkan setelah dilaksanakan pendalaman lebih lanjut oleh DPR, pemerintah, dan peyelenggara pemilu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan, bersama Kemendagri telah menyepati tanggal pencoblosan pada Pemilu 2024 mendatang dilakukan pada 14 Februari 2024. “Hari pemungutan suara direncanakan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, jadi 14 Februari,” kata Ilham.

Ilham menuturkan, 14 Februari 2024 jatuh pada hari Rabu. Hal ini juga sejalan dengan penyelenggaran Pemilu sebelumnya yang dilakukan pada hari Rabu.

Terpisah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, perlu ada jeda waktu yang panjang antara Pemilu dan Pilkada 2024. Sehingga pihaknya memutuskan tanggal 14 Februari 2024 sebagai tanggal untuk pencoblosan. “Untuk tanggal kami kira, dari pemerintah sepakat 14 Februari sehingga ini akan memberikan ruang dengan adanya pemilu pilkada serentak yang menurut UU 10/2016 yang kita selenggarakan bulan November,” ujar Tito.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar