pengurus OSIS baru SMK
TUGAS : Wakil Kepala SMK Putra Bangsa, Aji Widayat menyerahkan berkas pengurus OSIS ke Reva Malika. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Reva Malika berhasil menjadi Ketua OSIS SMK Putra Bangsa untuk periode 2021/2022, setelah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang berlangsung selama dua hari, yakni 17 – 18 Januari 2022.

Reva berhasil meraih 465 suara, mengungguli tiga calon Ketua OSIS lainnya, yakni ada Melvina Aqilah yang meraih 146 suara, Khaerunisa meraih 51 suara, dan Tera Puspita meraih 42 suara. Jadi, secara keseluruhan ada 704 suara resmi, sedangkan yang tidak menggunakan hak suaranya ada 63 suara.

Wakil Kepala SMK Putra Bangsa, Aji Widayat mengatakan, ini adalah bentuk demokrasi untuk siswa yang bisa dipelajari siswa. Dimana mereka memiliki hak suara yang bisa digunakan untuk menentukan orang yang menjadi perwakilannya.

“Ini untuk mencerdaskan siswa dalam berorganisasi baik itu membuat program, kegiatan, dan kerjasama. OSIS adalah tempat belajar, yang tentu harus menyiapkan waktu, tenaga, dan pikiran. Tetapi, itu semua bisa bekal dimasa depan. Asalkan, dilakukan dengan sepenuh hati,” tuturnya.

Pengurus OSIS yang baru berfoto bersama dengan pengurus OSIS sebelumnya.

Ketua OSIS 2020/2021, Syabila Fitria Ramadani mengatakan, ada beberapa hal yang bisa menjadi fokus untuk Ketua OSIS yang menggantikannya. Terutama tentang bagaimana mengompakan seluruh siswa, setelah hampir dua tahun menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karena, baru di bulan Januari 2022, bisa dilangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

“Menumbuhkan rasa cinta terhadap SMK Putra Bangsa, itu yang menjadi sangat penting. Karena selama dua tahun siswa belajar jarak jauh, sehingga ke sekolah hanya sesekali saja,” terangnya.

Syabila juga berharap, nantinya bisa menggelar berbagai macam kegiatan, karena sekolah sudah melangsungkan PTM 100 persen. Jadi, aktivitas sekolah sudah mulai pulih dan bisa menjalankan program kesiswaan dengan lebih baik dan maksimal.

“Seperti pentas seni (pensi), tentunya jika kegiatan sekolah kembail normal maka bisa diadakan lebih meriah,” tuturnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya