persaingan
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Di zaman now, beberapa alat elektronik bermunculan dengan berbagai tipe, termasuk rice cooker. Alat elektronik ini hadir dalam dua versi yaitu rice cooker analog dan digital. Dari segi bentuk, keduanya sangat berbeda sehingga dapat dengan mudah dikenali.

Namun, bagusan yang mana ya? Yuk kupas habis tentang perbedaan antara rice cooker analog dan digital di bawah ini:

Tombol setting

Rice cooker analog hanya memiliki dua tombol pengaturan, yaitu cook (memasak) dan keep warm (tetap hangat).

Nyalakan pada posisi cook ketika hendak memasak nasi. Setelah beberapa saat akan secara otomatis berpindah ke keep warm, itu menandakan nasi telah matang. Sesuai namanya, posisi keep warm akan menjaga nasi agar tetap hangat.

Bagaimana dengan rice cooker digital? Keduanya sangat berbeda. Digital lebih canggih sehingga tak heran apabila dijuluki smart cooker. Alat memasak pintar ini tidak hanya dapat menanak dan menghangatkan nasi tetapi juga terdapat banyak fitur lainnya. Apa saja?

  • Low cook (masak lambat). Ini terjadi karena penanak nasi menggunakan suhu masak yang rendah atau tidak terlalu panas. Biasanya, slow cook disetel ketika hendak membuat bubur dan rendang.
  • Fast cook (masak cepat). Sebaliknya, fitur ini akan memasak dalam waktu yang lebih cepat, bisa sekitar sepuluh menit saja. Ini sangat membantu terutama saat dilanda lapar tapi nasi sedang tidak tersedia. Cuma nunggu bentar, jadi deh!
  • Steam tray (mangkok kukus). Mangkok ini juga tersedia pada jenis analog, bedanya adalah analog tidak tersedia tombol, jadi tinggal masukan wadah kukusan dalam rice cooker. Sedangkan, digital perlu menekan tombol.
  • Preset (mengatur waktu masak). Dengan tersedianya fitur ini, pengguna bisa menunda dan mengatur kapan nasi akan matang. Canggih banget! 
Baca Juga  Evel Service Layani Perbaikan Elektronik

Waktu

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jenis digital mempunyai fitur fast cook dan slow cook sehingga bisa masak dalam waktu lebih cepat atau lambat sesuai selera.

Berbeda dengan yang analog, fitur ini tidak tersedia sehingga ketika lapar melanda harus ekstra sabar menunggu sampai masak sempurna. 

Harga

Lebih mahal yang mana? Jawabannya adalah rice cooker digital. Ya, terlepas dari kelebihan yang terdapat pada alat elektronik ini, harganya bisa mencapai 2-5 kali lipat daripada jenis analog. Mahal tapi worth it jika dilihat dari banyaknya fungsi.

Alat canggih digital ini dijual sekitar Rp 400.000 – Rp 1.300.000. Sedangkan, analog bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 250.000 – Rp 800.000.

Baca Juga  Cicip Nasi Gajah, Diskon 50 persen

Harga ini juga dipengaruhi oleh merek dan ukuran. Biasanya, makin terkenal brand dan besar kapasitas maka harga yang ditawarkan semakin tinggi.

Daya tahan

Dibalik keuntungan banyaknya tombol setting, rice cooker digital bisa lebih cepat rusak apabila orang awam tidak mampu mengatur tombol itu. Sedangkan, yg analog simple hanya tersedia tombol cook dan warm.

Untuk meminimalisir masalah ini, pahami panduan memasak dengan membaca buku panduan yang sering tersedia pada saat pembelian. Selain itu, Anda juga bisa baca-baca dan nonton di internet mengenai cara penggunaan. Yuk, bijak dalam menggunakan teknologi!

Servis

 Setiap produk tentu punya peluang mengalami kerusakan, begitu juga dengan rice cooker. Apabila hal ini terjadi dan kerusakan diperkirakan masih bisa ditangani, membawa ke tukang service merupakan tindakan yang tepat. Alhasil, bisa lebih hemat.

Baca Juga  4 Makanan yang Bisa Menyebabkan Kentut Bau Busuk

Namun, sayangnya untuk teknisi alat penanak nasi digital ini masih terbatas. Para teknisi biasa mungkin akan mengalami kesulitan memperbaiki karena jarang orang yang memilikinya sehingga tidak cukup berpengalaman. Sedangkan, tipe analog biasanya bisa diperbaiki oleh teknisi biasa.

Spare part

Perlu diketahui bahwa sulit menemukan perangkat (spare part) pengganti apabila ada salah satu bagian dari rice cooker digital tersebut yang mengalami kerusakan.

Sedangkan, alat perangkat tipe analog bisa dijumpai dengan mudah di minimarket atau toko terdekat.

Jadi, mana yg lebih baik?

Jika punya budget lebih dan mampu menggunakan rice cooker digital dengan baik, smart cooker ini bisa jadi pilihan. Namun, apabila dana terbatas, silahkan pilih rice cooker analog.

Buat perbandingan, Anda bisa baca review rice cooker digital Sharp KS-TH18 vs rice cooker analog Philips HD3138 biar bisa lebih bijak dalam memilih rice cooker tipe mana yang lebih cocok.

 

Editor : Pebri Mulya