rotasi
ROTASI AKHIR TAHUN : Walikota Depok, Mohammad Idris saat memimpin rotasi ASN di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Jumat (31/12/21).

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Detik-detik pergantian tahun 2022, Pemerintah Kota Depok melakukan rotasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ada 435 Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang mendapatkan posisi baru, tepat pada 31 Desember 2021.

Dari ratusan ASN dengan jabatan pimpinan tinggi pratama di Kota Depok, dua orang diantaranya mendapat kedudukan Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Badan, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat.

Kedua orang tersebut adalah Dede Hidayat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) dan Abdul Rahman sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Dede mantan Camat Bojongsari, sementara Rahman sebagai mantan Camat Cimanggis.

Walikota Depok, Mohammad Idris menerangkan, jabatan adalah suatu hal yang amanah sehingga harus dijalankab sebaik mungkin, sehingga dapat melayani masyarakat.

“Saya minta semua pejabat yang baru dapat beradaptasi dengan cepat, agar roda pemerintahan dalam melayani masyarakat bisa optimal,” terangnya didampingi Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono, Ketua DPRD Depok TM Yusuf Syaputra dan Sekda Depok Supian Suri.

Idris juga menegaskan, selain jabatan itu amanah, seluruhnya juga harus menaati peraturan yang berlaku agar dapat bekerjan dengan maksimal. Terlebih harus mengedepankan super tim, jadi seluruh pekerjaan dapat dilakukan dengan baik.

“Semua harus bekerja supertim, bekerjasama. Tidak ada yang jadi superman atau paling hebat sendiri. Kalau supertim akan mendapatkan hasil yang baik karena semua staf atau karyawan yang ada ikut terlibat bersama membangun kinerja yang baik,” jelas Idris dihadapan seluruh pejabat yang dilantik.

Ia melanjutkan, seluruh yang menjabat harus menjadi teladan bagi setiap pegawai lainnya. Hal ini agar lembaga pemerintah semakin sederhana dan dapat bergerak semakin lincah dan pegawai negeri bekerja secara egaliter.

Tak hanya itu, kata orang nomor satu di Kota Depok ini, niat dan tekad untuk memberikan penyegaran dalam struktur jajaran kepemerintahan harus dipegang teguh.

“Semua harus mampu mengarahkan seluruh jajarannya agar melaksanakan program kegiatan dengan baik sesuai dengan visi dan misi yang ada,” kata Idris.

Rotasi, mutasi, ataupun promisi bukan sikap gagah-gagahan. Tapi sebagai bagian dari dinamisasi penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi yang pelaksanaannya telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan perundang-undangan. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro