korban begal
DIRAWAT INTENSIF : Yossua Rangkolino Haryadi korban begal di Sawangan, sedang mendapatkan perawatan di UGD RSUD Kota Depok, Senin (3/1). INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Lagi-lagi begal Kota Depok bermunculan. Aksi kejahatan jalanan itu dialami Yossua Rangkolino Haryadi, warga Jalan Pitara Raya, No34A RT4/15, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas Kota Depok, Senin (3/1) dini hari. Pria berusia 19 tahun itu disabet senjata tajam dan siraman cairan yang diduga air keras, di Jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan, depan Telaga Golf.

Awalnya, Yossua berboncengan motor dengan dua orang kawanya dalam satu motor untuk melakukan penjualan gawai. Namun dalam perjalanan, tepatnya di lokasi kejadian. Ada empat orang dengan dua motor memepet, lalu terjadilah aksi pembegalan itu.

“Jadi adik saya sama temenya ini bonceng tiga, pas dipepet dua motor ini adik saya bilang ke temanya jalan aja terus. Tapi akhirnya mereka terhadang dan terpaksa berhenti,” ucap Kaka Perempuan Yossua, Lucia Ekaristi Yanti kepada Harian Radar Depok, Senin (3/1).

Setelah berhenti, pelaku yang belum diketahui identitas dan ciri–cirinya ini langsung menanyakan korban nama dan asalnya. Akan tetapi, belum sempat menjawab, korban langsung dibacok membabi buta dan kedua temanya kabur meninggalkan korban.

“Karena adik saya  berusaha menangkis serangan pelaku dengan tangannya. Urat nadi di pergelangan tangan kiri adik saya terputus kena bacokan celurit. Selain itu kepalanya juga ada lubang akibat bacokan, pinggangnya luka gores kena bacokan,” bebernya.

Tidak hanya luka bacok, korban juga mengalami luka lain. Namun, bukan disebabkan sabetan senjata tajam, akan tetapi seperti melepuh akibat cairan yang disiram ke bagian kakinya dan badannya.

“Jadi ada luka di kaki sobek tapi bukan karena dibacok, kata suster kaya kena siram oli dicampur kimia gitu. Terus jaket adek saya juga kaya sobek karena terbakar, beruntung jaketnya tebal jadi cairannya gak tembus ke badan, tapi kakinya yang kena cairan luka parah,” jelasnya.

Dia menuturkan, setelah terkapar dan kehilangan banyak darah, adiknya akhirnya ditolong seorang pengemudi ojek daring, dan dibawa ke RSUD Kota Depok. Saat ini korban masih dalam penanganan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kota Depok.  “Saat ini adik saya  sedang mendapatkan tindakan operasi dari rumah sakit, doakan ya biar bisa pulih kembali,” terangnya.

Dia menambahkan, selain menerima sejumlah luka – luka, gawai yang hendak dijual korban diambil oleh pelaku. Saat ini pihaknya belum melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Bojongsari karena masih fokus dalam pengobatan korban. “Kita belum laporan, kita masih fokus ke perawatan adik kami,” tambahnya.(dra/rd)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar 

Editor : Fahmi Akbar