street race
GEDUNG TERMINAL : Penampakan gedung Terminal Jatijajar yang rencananya akan diajdikan lokasi street race di Depok. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wacana Polres Metro Depok untuk menjadikan Terminal Jatijajar sebagai lokasi street race, nampaknya masih belum menemukan titik terang. Padahal sejumlah personel Satlantas Polrestro Depok sudah mendatangi Terminal Jatijajar, untuk meninjau tempat yang dapat dijadikan lintasan street race, beberapa waktu yang lalu.

Benar dari Satlantas Polrestro Depok sudah datang ke sini Kamis (20/1) kemarin, katanya mau ninjau lokasi untuk street race,” kata Bagian Tata Usaha (TU) Terminal Jatijajar, Dudi.

Dudi mengungkapkan, pihaknya belum tahu pasti apakah benar salah satu lintasan lalu lalang bus di Terminal Jatijajar dapat dijadikan sebagai tempat adu cepat motor. Sebab, teriminal tersebut beroperasi selama 24 jam setiap harinya.

Saya gak tau lokasi mana yang akan dijadikan lintasan street race, karena dari kepolisian yang ngukur jalan untuk keperluan balapan, kami gak ikut survey,” tuturnya.

Dia menjelaskan, meski belum termasuk dalam terminal kategori sibuk, namun sedikitnya ada 60 bus setiap harinya yang keluar masuk terminal untuk menurunkan dan mengangkut penumpang. Setiap jalan yang ada di area terminal pasti akan dilintasi bus.

Jam sibuk di sini itu dimulai pukul 12:00 – 19 :00 WIB. Nah saya gak tau tuh street racenya mau dimulai jam berapa kalau seandainya diizinkan di sini,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk perizinan kegiatan di kawasan Terminal Jatijajar merupakan kewenangan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Maka itu, berdasarkan info yang diketahuinya, Polrestro Depok sudah mengajukan surat permohonan penggunaan lahan untuk street race di Terminal Jatijajar ke BPTJ, namun belum ada info lebih lanjut yang didapatnya.

Infonya mereka sudah izin ke BPTJ, tapi kami belum tahu apa dibolehkan atau tidak di sini dijadikan lokasi street race,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro