jual ginjal
JUAL GINJAL : Melvi Monita (23) yang nekat menjual ginjalnya akibat, terlilit hutang hampir Rp 1 miliar. FOTO : GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Melvi Monita (23) warga Jalan Waru Raya 1, RT 06/22, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya yang sedang hamil tua, berniat menjual ginjalnya untuk melunasi utang-utang dia yang hampir bernilai Rp 1 miliar.

“Keputusan saya sudah bulat untuk menjual ginjal saya. Karena saya saat ini terlilit utang dan hal ini sudah disetujui keluarga besar saya,” ungkap Melvi kepada Radar Depok, Kamis (20/01).

Awalnya, jelas Melvi, dia mencoba berbisnis online dan minyak goreng. Karena, minim pengetahuan dan wawasan akhirnya, dia mengalami kerugian yang cukup besar. 

“Kenapa bisa sampai besar, karena saya itu jatuhnya gali lobang tutup lobang, saya baru mencoba bisnis ini,” tutur ibu dua anak itu.

Dia memaparkan, berbagai cara telah ditempuh untuk menutupi utang-utang tersebut. Mulai dari menggadaikan sertifikat rumah saudaranya, menjual motor dan handphone. Namun, usahanya sia-sia karena jumlah utangnya mencapai Rp 1 milyar.

“Saya sudah mencoba berbagai cara tetapi tidak ada jalan keluar. Makanya saya membulatkan tekat untuk menjual ginjal, resikonya saya sudah tahu dan saya sudah siap,” ujar Melvi sambi bergelinang air mata.

Senada, suami Melvi, Rizki Ramdani (26) mengungkapkan, dirinya sudah menyetujui keputusan istrinya tersebut. Karena, baginya tak ada lagi jalan lain yang bisa ditempuh.

“Saya sebagai suami sudah menyetujui, saya juga menawarkan untuk menjual ginjal saya aja tapi istri saya enggak mau karena, saya kan harus cari nafkah,” ucapnya.

Menurut dia, penghasilan setiap bulan tidak dapat menutupi utang-utang istrinya. Sehingga, dia pasrah pada keadaan sulit yang kini mereka alami.

“Saya berharap ada jalan keluar, sejujurnya saya belum ikhlas istri saya jual ginjal. Saya berharap ada yang dapat membantu kami keluar dari permasalahan ini,” Rizki. (rd/ger)

 

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Pebri Mulya