erdogan perubahan nama
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

RADARDEPOK.COM – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berencana untuk mengubah nama resmi negaranya dari ‘Turkey’ ke ‘Turkiye.’

Erdogan menegaskan perubahan nama tersebut dimulai dari beberapa instansi pemerintah dan juga bisnis. Bahkan, beberapa produk buatan Turki saat ini ditempelkan label ‘Made in Turkiye.’

“Kata ‘Turkiye’ mewakili dan mengekspresikan budaya, peradaban, dan nilai-nilai bangsa Turki dengan cara terbaik,” bunyi pidatonya, dikutip Selasa (25/01).

“Dalam rangka memperkuat nama Turkiye, dalam segala jenis kegiatan dan surat menyurat, terutama dalam hubungan resmi dengan negara lain dan lembaga dan organisasi internasional, istilah Turkiye akan digunakan sebagai pengganti istilah seperti ‘Turki’, ‘Turkei’, ‘Turquie’ dan seterusnya,” tambahnya.

Erdogan beranggapan nama ‘Turkey’ dalam bahasa Inggris memiliki arti yang sama dengan arti kalkun. Bahkan, menurut Kamus Cambridge, Turkey didefinisikan sebagai “sesuatu yang gagal” atau “orang yang bodoh atau konyol.”

Baca Juga : Buaya Masuk Rumah Warga di Cimanggis, Langsung Dievakuasi

Ada satu cerita kalau turkey itu lantaran ketika penjajah Eropa menginjakkan kakinya di Amerika Utara dan menemukan ayam kalkun liar.

Mereka menganggap ayam itu mirip dengan “ayam mutiara” yang ada di wilayah Turki pada masa Ottoman. Akhirnya, hewan itu dinamai sama dengan negara Turki.

Tak hanya itu, Erdogan juga menekankan kekuatan budaya Turki di dunia internasional. Pasalnya. warga Turki sendiri menyebut negaranya sebagai Turkiye dan bukan Turkey seperti yang dinamakan dalam bahasa Inggris.

Seorang pejabat Turki menyebut bahwa proses penggantian nama ini sedang berlangsung. Meski begitu belum ada tanggal resmi kapan penggantian nama Turki atau Turkey menjadi Turkiye akan diakui secara luas.

“Waktu yang tepat untuk perubahan nama masih dalam pertimbangan pemerintah. Tapi prosesnya sedang berlangsung,” katanya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya