walikota dep[okk
INGATKAN : Walikota Depok, Mohammad Idris saat membuka webinar kewaspadaa lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron, Kamis (27/1). IST

RADARDEPOK.COM – Virus Korona (Covid-19) di Kota Depok sudah tak lagi bersahabat. Saban harinya naik terus. Sebelumnya ada 449 kasus terkonfirmasi. Kamis (27/1), penambahan kasus sebanyak 406 terkonfirmasi positif. Atas kenaikan itu pemerintah kota (Pemkot) Depok mengingatkan displin protokol kesehatan (Prokes).

Walikota Depok Mohammad Idris menegaskan, masyarakat jangan lengah dalam melaksanakan 5M sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19. Hal tersebut disampaikan Idris saat membuka acara webinar Kewaspadaan Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Omicron, Kamis (27/1).

“Mendisiplinkan lagi 5 M, dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan rumah, lingungan kerja dan di tempat-tempat umum,” ungkapnya.

Adapun 5M yang dimaksud, mencuci tangan memakai sabun atau menggunakan hand sanitizer, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Walikota berharap warga mematuhi kebijakan PPKM terutama untuk menghindari kerumunan. Dan kepatuhan terhadap persentase kegiatan di tempat umum.

Tak lupa terus menjalankan norma-norma agama. Serta meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. “Keberhasilan melawan pandemi Covid-19 ini sangat tergantung kepada kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan secara optimal, dan memperbanyak doa serta ibadah,” tegasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data yang dirilis Pemkot Depok 27 Januari 2022. Terjadi kenaikan yang signifikan pada kasus konfirmasi harian.

Pada hari ini terdapat penambahan sebanyak 406 kasus konfirmasi. Dengan demikian, totalnya menjadi 108.018 kasus konfirmasi.

Sementara itu, pasien sembuh tidak mengalami penambahan, sehingga totalnya ada 103.760 orang atau 96,06 persen.

Sedangkan, kasus konfirmasi aktif naik 405 kasus dari hari sebelumnya. Lalu, suspek aktif 0 kasus, kontak erat aktif bertambah 19 kasus, serta pasien probabel aktif, 0 kasus atau tidak ada.

Dalam data tersebut juga terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak 1 kasus. Dengan demikian total keseluruhan bertambah menjadi yaitu 2.173 orang.

Sementara, Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, terjadi kenaikan di Kota Depok sebanyak 526 kasus selama tiga hari. Terhitung pada 24-26 Januari. Selain itu, diikuti dengan penambahan BOR ICU menjadi 6,82 persen dan BOR ruang isolasi 24,09 persen berdasarkan sumber RS Online pada tanggal 26 Januari 2022 pukul 11.00.

“Terjadi kenaikan kasus sehingga perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat untuk lebih waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.(rd)

Editor : Fahmi Akbar