timnas
MEMBANGGAKAN : Ayrthon Bagaskara saat berlatih mengenakan kostum tim Persipu FC yang masuk dalam empat besar Liga 3 Indonesia. ARNET/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

Ayrthon Bagaskara mungkin namanya belum seharum tim sebayanya. Tapi siapa sangka, pemuda asal Kota Depok empat kali mengisi skuad Timnas Sepak Bola Indonesia. Pastinya menjadi kebanggaan orang tua hingga masyarakat Kota Depok.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM, Perbincangan dengan Ayrthon Bagaskara memang tidak secara langsung, hanya menggunakan telepon seluler. Karena pemuda ini sedang berlatih secara rutin di tanah Jawa Barat, tepatnya Kota Bandung.

Keberadaannya di Bandung, usai menjalani laga Liga 3 Indonesia, dan masuk ke dalam empat besar. Meski mendapat hasil yang kurang memuaskan, hanya meraih posisi empat tapi pemuda tersebut telah membuat bangga Kota Depok.

“Maaf belum bisa ketemu karena masih latihan di Bandung, kemarin baru selesai main Liga 3 di semifinal,” katanya lewat sambungan telepon, Selasa (15/2).

Baca Juga  BNN Depok Tatar Pemuda Mekarjaya

Secara perlahan dengan suara sendunya, ia mulai menjelaskan raihan prestasi yang membuatnya bangga akan talenta dan bakatnya. Siapa yang tidak bangga sebanyak empat kali lolos seleksi Timnas Indonesia, bukan perkara yang mudah karena harus bersaing dengan pesepakbola di Indonesia.

Pemuda yang biasa dipanggil Bagas itu, mulai bergabung dengan Timnas di tahun 2007. Saat itu dirinya masuk dalam skuad besutan pelatih Fahri Husen, yang melatih Timans U-13.

Kontribusinya yang dinilai masih mumpuni dan dibutuhkan Timnas Garuda berlanjut ke Timnas U 14 saat tahun 2008. Tak berhenti sampai disana, pada 2009 Bagas masuk dalam Timnas U 15.

“Terakhir saya gabung di Timnas U 16, waktu itu tahun 2009,” bebernya kepada Radar Depok.

Baca Juga  Kabel TOD Ratusan Juta Digarong

Berbincang lebih dalam, ternyata Bagas berdomisili di Perumahan sukmajaya permata blok C no 18. Dan telah tinggal sejak dirinya kecil, jadi Bagas menghabiskan masa kecil sampai saat ini di perumahan di kawasan Sukmajaya tersebut.

Tak jarang, dari Depok menuju stadion kebanggaan Indonesia Gelora Bung Karno untuk seleksi hingga berlatih selama empat tahun memperkuat Timnas Indonesia. (*)

Editor : Junior Williandro