Ki-ka : Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum DPD Partai Demokrat Jawa Barat dan Ketua Umum DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus. Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru, Selasa (22/02). Hasil survei itu menyebut, posisi PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan Partai Demokrat menjadi tiga parpol teratas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus mengatakan, hasil survei tersebut merupakan tolak ukur, dia pun berharap tolak ukur ini dapat menambah motivasi bagi kader di Depok dan umumnya seluruh Indonesia.

“Depok juga menyikapi ini dengan terus bekerja, sosialisasi ke masyarakat, menyampaikan program-program yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Edi Sitorus.

Edi Sitorus menegaskan, meningkatnya hasil survei tersebut merupakan hasil kerja Ketum AHY dan pengurus DPP. Sehingga, pihaknya yang merupakan pengurus di tingkat kota akan terus melanjutkan tren positif tersebut.

“Ini menjadikan motivasi bagi kami di tingkat kota, kita tidak boleh terlena dengan hasil survei itu. Sehingga, kita harus terus melakukan kerja-kerja politik guna meningkatkan elektabilitas partai dan juga menghantarkan Mas AHY sebagai pemimpin Indonesia di 2024,” tegas Edi Sitorus.

Sebab, sambung Edi Sitorus yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Depok ini, pertarungan dan hasil sesungguhnya baru akan dilihat pada 2024, di mana Indonesia akan menghelat pesta demokrasi lima tahunan.

“Survei sebagai indikator saja dan mudah-mudahan kami berharap tren survei itu terus meningkat. Selain itu, kami berharap dari DPP dengan Ketum AHY terus melakukan roadshow ke seluruh wilayah untuk memompa semangat kader dan terus meraih simpati masyarakat. Sebab, saat ini kami berkoalisi dengan rakyat,” ucap Edi Sitorus.

Diketahui, hasil survei Litbang Kompas, PDI Perjuangan di angka keterpilihan 22,8 persen atau meningkat 3,7 persen dibanding survei mereka pada Oktober 2021. Sementara itu, Gerindra berada di angka 13,9 persen atau naik 5,1 persen dibanding survei Oktober 2021.

Sementara Partai Demokrat yang menduduki peringkat ketiga dengan angka 10,7 persen dari sebelumnya tidak mencapai 2 digit. Partai Golkar yang sebelumnya peringkat ketiga turun di bawah Demokrat, tetapi mengalami kenaikan elektabilitas 1,3 persen dibanding survei Oktober menjadi 8,3 persen.

Di klaster menengah teratas ada PKS mengantongi 6,8 persen, disusul PKB 5,5 persen, Nasdem (3,5 persen), PPP (2,8 persen), PAN (2,5 persen), Perindo (2,5 persen), PSI (0,9 persen), Hanura (0,6 persen), PBB sebesar 0,6 persen, Partai Garuda (0,4 persen) dan lainnya 0,3 persen. Sementara responden yang menyatakan tidak tahu maupun rahasia mencapai 17,6 persen.

Survei Litbang Kompas digelar pada 17-30 Januari 2022 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Responden ditanya melalui wawancara tatap muka. Menggunakan metode tersebut, tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error plus-minus 2,8 persen. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah