JKP bisa dicairkan
Ilustrasi

RADARDEPOK.COM – Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi persyaratan sudah bisa mengklaim manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Hal itu dijamin Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Kepala Biro Humas Kemnaker, Chairul Fadhly Harahap menjelaskan, program JKP diberikan untuk pekerja atau buruh yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Manfaat yang diberikan berupa uang tunai, informasi pasar kerja, serta pelatihan kerja.

“Berdasarkan perhitungan aktuaris, tahun 2022 ini akan ada sekitar 629 ribu penerima manfaat JKP,” ujar Chairul.

Menurutnya, saat ini BPJS Ketenagakerjaan bahkan sudah mulai membayarkan manfaat uang tunai kepada sejumlah peserta yang telah melakukan klaim JKP.

“Hingga 18 Februari 2022 kemarin sudah ada sekitar 48 orang yang mengklaim manfaat JKP ini,” imbuhnya.

Baca juga : Porprov 2022 : Diikuti 42 Cabor, Depok Targetkan 25 Emas

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013, untuk bisa mendapat manfaat JKP, peserta harus terdaftar terlebih dahulu ke seluruh program jaminan sosial lainnya, yakni kecelakaan kerja (JKK), jaminan pensiun (JP), jaminan kematian (JK), dan Jaminan Kesehatan.

Sementara itu, untuk usaha mikro dan kecil disyaratkan untuk mendaftarkan karyawannya ke program JKN, JKK, JHT, dan JKM. Sebagai informasi, besaran manfaat JKP yang diterima korban PHK akan berbeda-beda. Hal itu tergantung besaran gaji yang diterima per bulan oleh masing-masing pekerja.

Semula peluncuran JKP akan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selesa kemarin. Pps Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Dian Agung Senoaji mengatakan Peluncuran JKP akan dijadwalkan ulang. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya