bendera thailand

RADARDEPOK.COM – Pandemi virus Korona (Covid-19) yang masih melanda Thailand, membuat otoritas kesehatan di negara tersebut, mendesak pasangan untuk melakukan kegiatan seks yang aman, termasuk mengenakan masker.

“Jika mungkin, menggunakan masker saat melakukan seks dapat mengurangi risiko Covid-19. Covid-19 bukanlah penyakit yang ditularkan lewat kegiatan seksual, tetapi masih mungkin terinfeksi Covid-19 lewat pernapasan jarak dekat dan bertukar saliva,” kata Direktur Biro Kesehatan Reproduksi Thailand, Bunyarit Sukrat.

Sukrat juga merekomendasikan pasangan untuk melakukan tes antigen sebelum berkencan. Tes ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 ke pasangan mereka.

Selain itu, pasangan diimbau untuk menghindari posisi seks dengan tatap muka dan ciuman mendalam. Ia juga mengimbau pasangan untuk menggunakan alat kontrasepsi agar terhindar dari kehamilan yang tak diinginkan.

Baca juga : Ridwan Kamil : Ikan Hiu Makan Bajigur, Hayu Kita ke Cianjur

Imbauan ini muncul karena otoritas kesehatan Thailand khawatir perayaan Valentine dapat meningkatkan infeksi virus corona di Thailand, meski mengakui masyarakat juga melakukan seks di hari lain.

Mengutip data Universitas Johns Hopkins, per Sabtu (12/02), Thailand mencatat kenaikan kasus harian Covid-19 sebanyak 15.882. Angka ini meningkat tajam dibandingkan pada awal Februari, di mana kasus harian Covid-19 kala itu mencapai 8.000.

Hari Valentine merupakan perayaan yang populer di Thailand. Valentine juga dianggap sebagai hari keberuntungan bagi pasangan untuk meresmikan hubungan mereka.

Sering terjadi antrian panjang di kantor pencatatan pernikahan kala Valentine, terutama di distrik Bang Rak di Bangkok, yang dalam bahasa Thailand berarti menjadi ‘distrik cinta.’ (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya