geng motor
WASPASA KEJAHATAN : Wartawan Televisi Inews, Rudi yang menjadi korban pengeroyokan geng motor di Jalan Ar-Ridho sedang menunjukan dan menceritakan kejadian di lokasi kejadian. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wartawan Televisi Inews menjadi korban keganasan gerombolan geng motor, di jembatan Jalan Ar-Ridho, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Sabtu (19/2) malam. Kejadian tersebut membuat korban atas nama Rudi mengalami luka.

Untuk diketahui, lokasi pengeroyokan tak jauh dari Kantor Kelurahan Jatimulya dan kediaman Walikota Depok, Mohammad Idris, yang masih berada di Jalan Ar-Ridho.

Rudi menerangkan, saat dirinya hendak pulang ke rumah ada segerombolan geng motor, yang totalnya sekitar 15 motor. Saat itu menutup jalan jembatan hingga tak bisa dilalui.

“Saya mau pulang ke rumah tak jauh dari sini. Nah jalan di jembatan terhalang geng motor itu, mereka semua dalam keadaan mabuk, saya mau lewat tidak bisa,” jelasnya, Minggu (20/2) dini hari.

Usai tak dikasih lewat geng motor tersebut, korban juga mengalami ancaman karena motornya dipepet para geng motor, hingga membuat korban berhenti karena jalannya terhalang.

Tak lama kemudian, ada satu motor yang menabrak motor korban dari belakang. Sontak, langsung ada satu orang dari sebelah korban yang melakukan pemukulan.

“Mereka ngomong dan mulutnya bau alkohol. Langsung saya dipukulin, kalau tidak salah ada sekitar tujuh orang yang mukul saya,” beber Rudi.

Mendapat pengeroyokan, Korba langsung teriak begal agar ada warga sekitar yang keluar untuk menolong. Dan kabur ke perumahan Griya Melati Mas (GMM) yang tak jauh dari lokasi.

Bahkan saat kabur dari pengeroyokan, Rudi dikejar ke arah pos security perumahan GMM. Namun karena kalah jumlah security tidak dapat berbuat banyak untuk membantu korban.

“Akhirnya warga keluar tolongin saya. Pelaku itu kabur karena warga semakin banyak,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka yang cukup serius dibagian tangan dan kepala. Kasus yang diduga dilakukan geng motor ini telah dilaporkan ke Polres Metro Depok.

Mengetahui kejadian tersebut, ketua IJTI Korda Kota Depok, Iyung Rizki, meminta agar pihak kepolisian segera menagkap para pelaku karena telah meresahkan masyarakat.

“Jelas saya mengutuk kejadian ini. Kepolisian harus segera menangkap karena sangat bahaya untuk masyarakat,” tegasnya saat dikonfirmasi Radar Depok.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati bila melewati jalan sepi dan gelap karena kemungkinan rawan kejahatan.

“Kita juga harus dorong kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini ya, jangan sampai ada korban selanjutnya,” tutup Iyung. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro