camat cinere
PANTAU : Camat Cinere Sugianto memantau jalannya vaksinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Cinere, Senin (21/3). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Mendukungan percepatan vaksinasi di Kota Depok. Senin (21/3), Kecamatan Cinere mengadakan vaksinasi massal. Berdasarkan hasil pemberian vaksinasi : satu, dua dan tiga (booster) tercatat ada 525 warga yang disuntik. Ada empat jenis vaksin yang digunakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok dalam kegiatan tersebut.

Camat Cinere, Sugianto menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi massal ini hanya satu hari. Bila dilihat dari yang hadir, masyarakat cukup antusias. Berdasarkan data, didominasi warga yang ingin mendapatkan vaksin ketiga atau booster. Warga yang datang ke kecamatan merupakan dari empat kelurahan yang ada. “Kami sudah umumkan ke tiap kelurahan ada vaksinasi massal di kecamatan,” terang camat kepada Harian Radar Depok, Selasa (22/3).

Menurutnya, dari hasil vaksinasi massal. Vaksin Sinovac dosis 1 ada 20 jiwa diberikan,  dosis 2 ada 62 jiwa.  Vaksin Covovax dosis 1 ada 19 jiwa, dosis 2 ada 12 jiwa. Pfizer dosis 1 ada 3 orang, dosis 2 ada 3 orang. Astra dosis 1 ada 2 orang,  dosis 2 ada 20 orang. Pfizer booster ada 168 jiwa dan booster astra ada 216 jiwa. “Jika di total ada 525 warga yang terima vaksin dalam satu hari,” bebernya.

Dia merincikan, waktu pelaksanaan vaksinasi itu dibagi dalam dua waktu dengan kuota per kelurahan yang telah dibatasi. Dilaksanakan pukul 08:00 sampai 11:00 WIB. Jenis vaksin booster yang digunakan adalah Astra Zeneca untuk umur 18 sampai 59 tahun. Sementara, umur 60 tahun ke atas menggunakan vaksin jenis Pfizer. Tapi, semuanya tergantung dari vaksin yang diterima pada dosis satu dan dua. “Syaratnya adalah bagi peserta vaksinasi wajib membawa KTP dan KK. Satu bulan setelah positif Covid-19,” tegasnya.

Lurah Gandul, Nyai Aliyah mengaku, sudah mengajak warga yang belum vaksin dosis satu, dua dan tiga. Umumnya sudah vaksin minimal dosis dua. Jadi, banyak yang daftar untuk dosis tiga. “Alhamdulillah di Kelurahan Gandul vaksinasi sudah lebih dari 90 persen pada dosis satu dan dua,” pungkasnya.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani

Editor : Fahmi Akbar