RADARDEPOK.COM, DUREN SERIBU – Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari sukses menurunkan angka stunting atau anak dengan kegagalan tumbuh kembang. Tercatat pada Tahun 2020 terdapat 84 anak yang sidianogsa mengidap Stunting.

“Alhamdulillah di Tahun 2021, turun menjadi 68 anak,” ucap Lurah Duren Seribu, kepada Radar Depok, Selasa (8/3).

Walau terpantau turun dengan signifikan, Lahmuddin dan pihaknya tidak terlena dengan pencapaian tersebut.

“Walau sudah turun, bukan berarti tidak ada, kami masih harus melakukan upaya agar lebih baik lagi kedepannya,” tuturnya.

Upaya yang dilakukan berupa, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat.

“Posyandu dan puskesmas harus di tingkatkan lagi,” ujarnya.

Walau begitu, Lahmuddin mengapresiasi hasil kerja tim yang membantunya dalam menanggulangi Stunting, hingga dapat menurunkan angka.

“Hasil ini tidak lepas dari kerja sama antar aparat pemerintahan, bersama dengan Puskesmas dan Kader PKK,” ujarnya.

TP PKK Kota Depok pun turut ambil bagian dalam menekan angka Stunting di Kelurahan Duren Seribu dengan memberikan makanan bergizi kepada ibu hamil dan balita yang di diagnosa Stunting.

“TP PKK Kota Depok memberikan 15 paket makanan kepada Kelurahan Duren Seribu,” ucap Lahmuddin.

Hingga kini, Kelurahan Duren Seribu masih aktif menjalankan beberapa program untuk menurunkan angka Stunting dari sebelumnya.

“Untuk Tahun 2022 sendiri, kita mulai validasi lagi sambil, melakukan beberapa kegiatan untuk menekan angka Stunting agar lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (rd/cr1)

 

Jurnalis : Nurhidayati Fauna

Editor : Pebri Mulya