pohon tumbang
EVAKUASI: Petugas DLHK saat evakuasi pohon tumbang.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Musim hujan kembali mengguyur Kota Depok. Hujan disertai angin pun dapat menyebabkan bencana alam seperti pohon tumbang. Kurun beberapa hari belakangam, tercatat ada 30 pohon tumbang di Kota Depok. Maka dari itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melakukan upaya dalam mencegah terjadinya pohon tumbang.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok Indra Kusuma mengatakan, upaya yang dilakukan seperti mengevakuasi pohon yang tumbang. Selain itu, pihaknya menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) Pohon.

“Karena sudah masuk musim penghujan serta angin yang kencang, upaya yang kami lakukan menebang pohon-pohon yang tumbang,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (17/3).

Diketahui, sejak 5-16 Maret 2022 ada 30 pohon tumbang yang mengintai di wilayah Kota Depok. Persisnya di Kecamatan Pancoranmas, Sukmajaya dan Cilodong. Namun yang lebih berpotensi pohon tumbang di wilayah Pancoranmas.

“Paling sering terjadi itu di wilayah Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas. Sisanya ada di GDC, Kalimulya dan di Sawangan,” jelas Indra.

Indra menuturkan, pihaknya juga mengantisipasi kepada masyarakat agar segera melapor ke DLHK atau ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok jika ada ptensi pohon tumbang.

Laporan bisa ditujukan kepada Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Markas Pohon di Posko Bibit, Jalan Bahagia Raya, Kecamatan Sukmajaya maupun ke kantor DLHK di Jalan Raya Bogor. Menurutnya, cuaca ekstrem susah diprediksi. Untuk itu, masyarakat diimbau tetap waspada.

“Kami akan siaga 24 jam jika ada masyarakat yang melapor adanya pohon tumbang atau rawan tumbang,” tuturnya.

Selain itu, Indra meminta agar masyarakat agar tidak berteduh dan menjauhi pohon jika terjadi angin kencang. Pohon yang teridentifikasi sehat, bisa saja rubuh akibat kekuatan angin yang begitu kencang. Pihaknya juga sudah memberikan rambu terhadap sejumlah pohon rawan tumbang di beberapa wilayah.

“Apalagi untuk warga yang memiliki kendaraan untuk tidak parkir di bawah pohon yang besar. Jika memiliki garasi, sebaiknya parkir ditempat yang aman,” tandasnya. (rd/van)

Jurnalis : Ivanna Yustiani

Editor : Junior Williandro