pmi
DONOR DARAH : Kejari Depok melaksanakan kegiatan donor darah, untuk membantu menambah ketersediaan stok darah beberapa waktu lalu. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mulai mewanti-wanti ketersediaan stok darah di markas mereka, terutama saat menjelang Bulan Ramadan yang diperkirakan akan dilaksanakan pada awal April mendatang.

Ketua PMI Depok, Dudi Mi’raz, mengajak warga untuk mendonorkan darahnya secara sukarela, demi menjaga ketersediaan darah bagi warga Depok yang membutuhkan.

Kami meminta warga agar mau mendonorkan darahnya, khususnya untuk golongan AB yang hanya tinggal dua labu tersimpan. Karena di kami sudah menipis dan banyak permintaan dari rumah sakit,” kata Dudi, Jumat (11/3).

Dia mengungkapkan, ketersediaan darah di PMI Depok tidak haya diperuntukkan bagi warga Depok saja, akan tetapi warga di wilayah lain yang membutuhkan darah juga wajib dibantu atas nama kemanusiaan, maka itu kegiatan donor darah merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stok darah.

Siapa pun yang meminta, tidak bisa kita tolak. Sekarang yang terpenting kebutuhan stok darah. Jumlah stok darah per hari ini pukul 08.40 WIB tersisa golongan darah A tiga labu, B 10 labu, AB dua labu dan O tujuh labu. Jumlah ini terus menurun seiring meningkatnya permintaan,” bebernya.

Dirinya menjelaskan, untuk masyarakat yang ingin mendonorkan darah, bisa mendatangi Markas PMI Kota Depok, di Jalan Boulevard Raya, Grand Depok City (GDC). Jam operasionalnya masih sama dengan hari biasa yaitu pukul 08.00 – 20.30 WIB.

Bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya, bisa datang di jam tersebut ke Markas PMI Kota Depok. Besar harapan kami, masyarakat mau datang langsung dan secara sukarela mendonorkan darahnya,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Markas PMI Depok, Imron Maulana menambahkan, pihaknya kini juga menggenjot layanan Mobule Unit (MU), disamping kegiatan donor darah di markas, guna menjaga ketersediaan stok darah. “Saat ini kami sedang gencar lakukan layanan MU, untuk mengejar stok ketersediaan darah jelang Ramadan,” tuturnya.

Dia menyebutkan, sasaran MU ini adalah komunitas, instansi vertikal dan swasta. Langkah tersebut merupakan salah satu siasat agar stok darah dapat dipastikan aman saat Ramadan dan pasca lebaran nanti.

Kami bangun komunikasi dengan komunitas seperti komunitas pencak silat, komunitas motor, komunitas gowes serta instansi vertical. Seperti TNI, Polres, Polsek dan perusahaan swasta lainnya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Imron, saat Ramadan mendatang, pihaknya akan bersurat ke gereja seperti persatuan Oukumene dan Pentakosta untuk pengajuan MU, bantuan donor darah. Semua akan difasilitasi PMI Kota Depok.

Kami fasilitasi semuanya, kami ajak jemaat gereja untuk melakukan donor darah demi menyelamatkan sesama. Mudah-mudahan upaya ini didukung berbagai pihak, sehingga stok darah akan tetap aman,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro