SOSIALISASIKAN : Media Gathering BPJS Kesehatan bertajuk Ngopi (Ngobrol Program Terkini) JKN yang dihadiri 15 (lima belas) media berbeda di Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor. ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Simplifikasi layanan menjadi salah satu fokus BPJS Kesehatan demi tingkatkan kepuasan peserta. Hal ini diwujudkan BPJS Kesehatan yang hingga saat ini senantiasa meluncurkan berbagai inovasi. Sejalan dengan kemajuan teknologi yang serba digital BPJS Kesehatan menghadirkan aplikasi Mobile JKN pada smartphone, terlebih lagi pandemi yang masih berlangsung saat ini. Kanal layanan digital menjadi solusi kemudahan layanan.

Pada Media Gathering BPJS Kesehatan bertajuk Ngopi (Ngobrol Program Terkini) JKN yang dihadiri 15 (lima belas) media berbeda di Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya penyebaran informasi pelayanan Program JKN-KIS kepada masyarakat.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, Betty Parapat memberikan paparan seputar kemudahan layanan dan antrean online. Berbagai inovasi dilakukan untuk meningkatkan kepuasan peserta yang selama ini telah menjadi fokus berlangsungnya Program JKN-KIS.

“Kami memberikan solusi untuk pelayanan agar selama masa pandemik masyarakat tidak memiliki kendala pelayanan terutama pelayanan administrasi. Pelayanan non tatap muka yang ditawarkan antara lain Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA (PelayananAdministrasiMelaluiWhatsapp) di nomor 08118165165,Care Center 165, VIKA (Voice Interactive JKN), dan CHIKA (Chat Asistant JKN),” ujar Betty, Selasa (19/4).

Berbagai fitur tersedia di Aplikasi Mobile JKN salah satunya antrean online. Pada menu tersebut peserta mendapatkan kepastian jadwal layanan kesehatan dengan mendaftar melalui Mobile JKN. Halter sebut menjad isolusi atas kasus antrean yang membeludak di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti di puskesmas dan klinik. Manfaat positif yang dirasakan pasien juga dapat berdampak pada meningkatnya kepuasan peserta terhadap layanan di FKTP.

“Penggunaan aplikasi Mobile JKN membuat pasien tidak perlu antre terlalu lama karena cukup mendaftar lewat aplikasi kemudian sudah muncul nomor antrean, dan peserta bias memperkirakan jam berapa harus dating kefasilitas kesehatan. Dengan adanya kemudahan pendaftaran antrean di fasilitas kesehatan melalui Mobile JKN ini, kepuasan peserta dapat meningkat,” tambah Betty.

BPJS Kesehatan terus berfokus pada pengembangan inovasi dalam peningkatan mutu layanan serta menawarkan kemudahan untuk masyarakat. Betty mengatakan, sudah seharusnya masyarakat memanfaatkan kanal layanan digital untuk mendapatkan informasi data pribadi mau pun perubahan data pribadi, yang tentunya secara aman dilengkapi dengan verifikasi data.(rd)

Editor : Fahmi Akbar