MANFAAT : Pemuda Depok saat mengikuti pelatihan Jurnalistik yang diadakan QL Center di kediaman Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah di wilayah Kecamatan Bojongsari, Selasa (19/04). Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah terus berkomitmen untuk mengarahkan kegiatan positif dan mengupgrade skill generasi milenial. Teranyar, melalui Qonita Lutfiyah (QL) Center mengadakan pengenalan profesi dengan pelatihan jurnalistik kepada pemuda Depok di kediamannya di wilayah Kecamatan Bojongsari, Selasa (19/04).

“Pelatihan jurnalistik yang diberikan ini sebagai bentuk pengenalan profesi, untuk membuka wawasan dan menarik minat serta bakat generasi muda agar berkegiatan positif, serta mengupgrade skill mereka,” kata Pembina QL Center, Qonita Lutfiyah kepada Radar Depok, Rabu (20/04).

Sebab, lanjut putri ulama karismatik, KH Syukron Mamun ini, dengan pelatihan jurnalistik tersebut, tidak hanya mengajarkan menulis, tetapi juga dapat meningkatkan minat baca, di mana saat ini tingkat literasi Indonesia sangat rendah.

“Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Hal ini tentu tidak bisa didiamkan,” ujar Qonita Lutfiyah.

Qonita Lutfiyah yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PPP ini menegaskan bahwa, dirinya bersama QL Center terus komitmen bantu milenial ke arah kegiatan positif, salah satunya pengenalan profesi dari pelatihan jurnalistik ini.

“Kami akan terus mengarahkan pemuda Depok untuk berkegiatan positif. Sehingga, dapat menangkal pengaruh negatif dari luar, seperti tawuran, narkoba, seks bebas dan kenakalan remaja lainnya,” tegas Qonita Lutfiyah.

Pada kesempatan tersebut, Qonita Lutfiyah pun mengucapkan Selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan di Kota Depok, dan umumnya Indonesia. Ia pun berharap agar kaum hawa dapat terus melanjutkan cita-cita dan perjuangan Kartini.

“Banyak yang bisa dilakukan untuk meneruskan perjuangan beliau. Namun, kita sebagai kaum hawa juga tidak boleh melupakan kodratnya sebagai perempuan, khususnya sebagai ibu di dalam rumah tangga,” pungkas Qonita Lutfiyah.

Sementara, Koordinator QL Center, Cokky Guntara mengatakan, keterampilan menulis menjadi suatu bekal yang sangat penting bagi anak muda.

“Anak muda harus bisa menulis. Karena tantangan kedepan setiap individu harus punya skill, salah satunya menulis,” ujar Cokky.

Dia menerangkan bahwa antusias generasi millenial dan generasi Z sangat tinggi dalam aktivitas media sosial. Tentu sebagai syarat, mereka harus memiliki wawasan literasi digital yang mapan.

“Anak-anak generasi milenial dan Z ini kan sangat aktif di medsos. Makanya perlu bekal menulis agar konten atau narasi yang dibuat di medsos menjadi konten yang menarik dan mendidik,” terang Cokky.

Ia menanggap bahwa ilmu jurnalistik ini banyak manfaatnya. Terutama, bagi anak-anak muda yang bergerak di bidang UMKM.

“Untuk anak muda yang concern di UMKM, menawarkan produknya perlu kemampuan promosi yang baik, salah satunya dengan membuat narasi yang menarik minat pembeli. Hal ini dapat dilakukan jika mereka bisa menerapkan ilmu jurnalistik yang baik,” tambahnya.

Cokky menambahkan, kegiatan pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Namun, akan terus dilakukan secara berkala. Sehingga, peserta dapat memahami dan menerapkan dalam aktivitas mereka.

“Agenda pelatihan ditutup dengan buka puasa bersama para peserta,” ucap Cokky. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah