SD Pemuda Bangsa Santuni Anak Yatim
BERBAGI: Pada bulan Ramadan 1443 Hijriah, SD Pemuda Bangsa Kota Depok menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim. Ada 15 penerima santunan atau mustahik yang berasal dari warga sekitar sekolah. Santunan diberikan langsung oleh Pembina Yayasan Pemuda Bangsa, Ekaningsasi Pudjiastuti. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pada bulan Ramadan 1443 Hijriah, SD Pemuda Bangsa Kota Depok menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim. Ada 15 penerima santunan atau mustahik yang berasal dari warga sekitar sekolah.

Santunan diberikan langsung oleh Pembina Yayasan Pemuda Bangsa, Ekaningsasi Pudjiastuti, didampingi Kepala SD Pemuda Bangsa, Rosalina.

Ketua Pelaksana, Hidayatullah menuturkan, santunan yang diberikan oleh sekolah yang terletak di Jalan Nimun RT04/RW04 Kelurahan Jatimulya, Cilodong ini merupakan rutinitas tahunan.

“Karena pandemi, sempat vakum selama dua tahun. Alhamdulillah, hari ini terlaksana kembali,” ungkap Hidayatullah kepada Radar Depok.

SD Pemuda Bangsa Santunan
BERI PESAN: Ketua Pelaksana Santunan SD Pemuda Bangsa, Hidayatullah sedang menyampaikan pesan dalam giat Santunan Anak Yatim.

Dalam santunan tersebut, sekolah mengundang perwakilan siswa Kelas IV dan V, dengan total siswa penerima santunan 15 mustahik. Hadir juga para guru, pembina, serta kepala sekolah.

“Para penerima santunan ini berasal dari warga sekitar RT04 Kelurahan Jatimulya. Bingkisan terdiri dari santunan uang dan sembako,” terangnya.

Hidayatullah melanjutkan, tujuan kegiatan ini selain menanamkan nilai-nilai akademis kepada siswa, ditanamkan juga nilai sosial. Karena siswa dananya turut berpartisipasi, jadi melatih siswa untuk peduli terhadap sesama. Apalagi momen Ramadan ini bahwasanya Sadaqah yang paling utama adalah pada bulan Ramadan.

“Kami berharap para siswa tertanam sehingga menjadi terbiasa. Ketika mereka sudah besar nanti karena sudah sejak dini menyaksikan santunan, ikut berpartisipasi di kegiatan sosial, sehingga terbentuk hal terbiasa, mereka melakukan hal positif itu. Suatu amal ibadah itu akan merasa mudah apabila sudah terlatih sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD Pemuda Bangsa, Rosalina menuturkan, momen santunan ini menjadi hal yang ditunggu, karena bisa berbagi dengan masyarakat sekitar. Sejak pandemi tidak bisa ada kegiatan seperti ini. Yang biasanya setahun bisa dua kali.

Jadi selain santunan di bulan Ramadan, juga saat Idul Adha dengan memotong hewan kurban dan membagikannya kepada warga sekitar.

“Alhamdulillah dengan Covid-19 yang sudah menurun, para siswa sudah divaksin dua kali, para guru sudah mendapat Booster, insha Allah kegiatan yang diadakan ini menjadi berkah buat semuanya.

Rosalina menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para siswa. Karena mereka Sudah berinfaq selama bulan Ramadan. Agar mereka bisa mengisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat lagi.

Menurutnya, setelah lebaran ini para siswa harus sudah menyiapkan untuk PAT, sedangkan Kelas VI persiapan Ujian Sekolah (US). Jadi hanya diberi waktu 3-4 hari, minggu depannya sudah US. Mulai 17 Mei 2022, mulai US.

“Pesan untuk Kelas VI dalam menghadapi US tak usah panik, tetap tenang, apa yang sudah dipelajari dan diberikan guru pelajari lagi. Semoga para siswa mendapatkan hasil yang memuaskan untuk mereka sendiri,” pungkasnya. (gun/**)