koni
BAGIKAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memberikan uang kadeudeuh atau imbal prestasi kepada sejumlah atlet asal Kota Depok yang berhasil menyumbangkan berbagai medali untuk kontingen Jawa Barat dalam perhelatan PON XX dan Peparnas. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memberikan uang kadeudeuh atau imbal prestasi kepada sejumlah atlet asal Kota Depok yang berhasil menyumbangkan berbagai medali untuk kontingen Jawa Barat dalam perhelatan PON XX dan Peparnas di Papua, beberapa waktu lalu.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pemberian penghargaan itu sebagai salah satu bentuk apresiasi Pemkot Depok terhadap atlet-atlet berprestasi. Dengan begitu, mereka dapat berlatih lebih giat lagi.

Kami menyediakan juga sarana olahraga sebagai janji kampanye kami, di sebelas Kecamatan akan ada sarana atau sarana olahraga yang mempermudah terjadinya regenarasi yang baik,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (14/4).

Hingga saat ini, ungkap dia, sudah ada empat sarana olahraga yang telah terealisasi yakni di Kecamatan Pancoranmas, Cipayung, Bojongsari dan Limo. Selain itu, pihaknya juga memberikan beasiswa kepada atlet berprestasi yang masuk dalam kategori tidak mampu secara ekonomi.

Beasiswa itu kami akan berikan kalau memang mereka tidak mampu ya kalau mereka mampu menjadi bahan pertimbangan. Kemudian, nanti kalau memang mereka bisa sekolah tingkat SD SMP SMA bisa Jadi kami bisa memberikan beasiswa di tingkat perguruan tinggi,” papar Imam.

Menatap Porprov Tahun 2022, Imam menuturkan, Pemkot Depok telah mengganggarkan Rp10 miliar untuk mendukung target KONI Depok dalam meraih sepuluh besar pada perhelatan tersebut.

Untuk Porprov, kami sudah siapkan anggaran Rp10 miliar dari sebelumnya Rp9 miliar. Mudah-mudahan janjinya Pak Herry (Ketua Koni Depok) dan kawan-kawan untuk 10 besar bisa terlaksana. Kalau terlaksana ditambah lagi, kalau tidak ya dikurangi,” sebutnya berkelakar.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto menjelaskan, Pemkot Depok memberikan uang sebesar Rp30 Juta untuk atlet peraih medali emas, Rp20 juta peraih medali perak dan Rp10 Juta untuk peraih medali perunggu.

Tapi ada juga atlet yang bermain seperti tadi sepakbola beregu, itu ada nilai persentasenya jadi atlet mendapat perak tidak mendapat Rp20 juta tapi dihitung persentase jadinya Rp6 juta,” terangnya.

Lebih dalam, dia menyebutkan, totalnya Rp156 Juta dikeluarkan Pemerintah untuk 12 atlet yang diberikan kadeudeuh untuk atlet yang tergabung dalam KONI Kota Depok maupun atlet penyandang disabilitas yang tergabung dalam NPCI Kota Depok.

Berbeda tapi besaran nya sama seperti tadi yang disampaikan oleh pak wakil bahwa memang pemerintah sendiri berharap tidak ada perbedaan didalam pemberian penghargaan baik KONI maupun NPCI,” terang Herry.

Menurut Herry, hasil yang diberikan belasan atlet cukup memuaskan meskipun, pihaknya tidak mematok target dalam perhelatan PON XX di Papua itu.

Tapi inikan menjadi gambaran buat kita juga bahwa kita terpilih dari sekian banyak atlet yang mewakili Jawa Barat untuk PON itu ada 20 orang, artinya bahwa atlet ini memang atlet terbaik gitu karena memang teman teman ketahui kalau persaingan olahraga prestasi di Jawa Barat itu kan luar biasa karna Jawa Barat menjadi barometer untuk perkembangan atau kemajuan untuk olahraga di Indonesia,” tandasnya. (rd/ger)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Junior Williandro