Ade Firmansyah saat membacakan laporan dalam rapat Paripurna DPRD Kota Depok
BACAKAN LAPORAN: Ketua Panitia Khusus 7 (Tujuh) Pembahas Raperda Kota Depok, Ade Firmansyah saat membacakan laporan dalam rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Selasa (17/5). FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok kini memiliki Peraturan Daerah (Perda) baru. Salah satunya Perda tentang Pembangunan Kepemudaan. Hal itu terungkap dalam rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Selasa (17/5).

Ketua Panitia Khusus 7 (Tujuh) Pembahas Raperda Kota Depok, Ade Firmansyah menyebutkan, latar belakang dibentuknya Raperda Kota Depok tentang Kepemudaan, di antaranya mewujudkan pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab.

“Alhamdulillah, Depok punya Perda Kepemudaan,” ucap Ade Firmansyah.

Kemudian lanjut Ade, Perda tersebut bertujuan agar pemuda memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan. Maka diperlukan pembangunan kepemudaan, sehingga pemuda mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.

Serta bersaing dalam berbagai kegiatan, baik tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

“Menunjang pembangunan daerah, pemuda melalui potensi dan peran strategisnya perlu dikembangkan guna mengoptimalkan potensi dan perannya melalui penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan dalam suatu kesatuan pembangunan kepemudaan secara terencana, terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang merupakan bagian dari pembangunan daerah,” tutur Ade Firmansyah yang juga Anggota DPRD dari Fraksi PKS.

Maka itu, dalam hasil rapat pembahasan akhir, Pansus Tujuh di dalam rapat pembahasan akhir telah membahas seluruh isi Raperda Kota Depok tentang Kepemudaan.

Secara umum hal yang dibahas di antaranya asas dan tujuan, tugas dan tanggungjawab Pemda Kota, peran, tanggungjawab dan hak pemuda, perencanaan, pembangunan kepemudaan, penyelenggaraan kota layak pemuda, sarana prasarana, koordinasi dan kemitraan kepemudaan hingga penghargaan dan pendanaan.

“Pansus Tujuh menyepakati seluruh isi dari Raperda. Di antaranya menyepakati perubahan judul yang sebelumnya berjudul Kepemudaan berubah menjadi Pembangunan Kepemudaan. Selanjutnya Pansus bersepakat menyetujui Raperda Kota Depok tersebut untuk dilanjutkan menjadi Perda,” pungkas Ade Firmansyah. (gun/**)