Lurah Pangkalanjati, Tarmuji

RADARDEPOK.COM – Jelang pemilihan ketua lingkungan di Kelurahan Pangkalanjati, Cinere. Kelurahan Pangkalanjati tengah getol  menyosialisasikan Peraturan Walikota (Perwal) Depok  Nomor 13 tahun 2021 tentang Pedoman Pembentukan Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Aturan tersebut diterapkan agar saat pelaksanaannya tidak terjadi cacat hukum.

Lurah Pangkalanjati, Tarmuji mengungkapkan, tahap awal pihaknya melakukan sosialisasi kepada stakeholder di 22 RT empat wilayah RW, yang rencananya akan melaksanakan pemilihan ketua lingkungan pada akhir Mei mendatang. “Sebelum pelaksanaan pemilihan kami terlebih dahulu melakukan sosialisasi tentang pedoman pembentukan RT, RW dan LPM yang telah dituangkan dalam Perwal Depok nomor 13 tahun 2021,” ujar Tarmuji kepada Harian Radar Depok, Rabu (11/5).

Dia menambahkan, pelaksanaan sosialisasi tentang pedoman pembentukan RT/ RW dan LPM sangat penting. Ini agar pelaksanaan proses pemilihan sesuai mekanisme dan tidak melanggar aturan. “Semua telah diatur secara komplit di Perwal nomor 13 tahun 2013. Jadi kami berharap nanti pelaksanaan pemilihan ketua lingkungan dapat  berjalan lancar dan sesuai aturan yang telah di tuangkan di Perwal itu,” ungkapnya.

Rencana pemilihan 22 Ketua RT dan empat Ketua RW pada akhir Mei 2021 mengacu pada masa bakti para Ketua lingkungan yang  telah habis pada 2022. Di wilayah permukiman perkampungan akan dilakukan bulan ini karena masa baktinya sudah habis. Dan para ketua lingkungan di perumahan nanti akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan para stakeholder, dan tokoh masyarakat di komplek perumahan. “Apakah akan melaksanakan pemilihan pengurus lingkungan atau pengukuhan pengurus lingkungan yang sudah ada,” ujarnya.

Perlu diketahui, Kelurahan Pangkalanjati juga sebagai wakil Kecamatan Cinere dalam lomba Kelurahan tingkat Kota Depok tahun 2021. “Kalau memang kami yang ditunjuk untuk mewakili Kecamatan Cinere dalam lomba Kelurahan tingkat Kota Depok tahun ini, ya kami harus siap,” tutup lurah.(ger/rd)

Jurnalis : Gerard Soeharly 

Editor : Fahmi Akbar