MENUNGGU : Sejumlah warga Depok bersiap untuk mudik pada hari keempat lebaran. Mereka menunggu bus tujuan datang di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos Kota Depok, Kamis (5/5). GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Meski sudah memasuki hari keempat setelah hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Kamis (5/5), belum juga terlihat tanda-tanda pemudik yang kembali ke Kota Depok. Hal itu, besar kemungkinan berkaitan dengan dilarangnya mudik selama dua  tahun belakangan  ini.

Kepala Seksi TU Terminal Jatijajar, Dudi Marsudi menyebutkan, berdasarkan data yang diperolehnya, belum ada pemudik yang kembali ke terminal tipe A ini. “Untuk arus balik pemudik sampai saat ini dari  H+1 masih nihil, belum terlihat arus baliknya,” kata Dudi  kepada Radar Depok, Kamis (5/5).

Dia memprediksi, arus balik para pemudik itu akan terjadi pada Sabtu (7/5) hingga Minggu (8/5) 2022. Sebab, jadwal libur yang telah ditetapkan  pemerintah akan berakhir pada Senin (9/5). “Kemungkinan lonjakan arus balik Sabtu-Minggu prediksi kami, mengingat Senin itu sudah beraktivitas lagi, atau masa cutinya sudah  habis,” papar Dudi.

Justru, ungkap  dia, hingga saat ini masih ada warga Kota Depok yang melangsungkan mudik  kembali ke kampung halaman masing-masing. Jumlahnya , terbilang masih signifikan. “Pemudiknya sendiri sampai saat hari ini saja masih agak  lumayan  padat, minimnya sampai  dengan 800 orang untuk masih berangkat,” terang Dudi.

Dudi merincikan, berdasarkan data yang dihimpun pada Kamis (5/5) sampai pukul 12:00 WIB, sebanyak 300 warga Depok dilaporkan  masih melangsungkan mudik. “Kemungkinan untuk update data sampai dengan 18:00 WIB, kemungkinan meningkat masih ada,” ujarnya.

Lebih dalam, dia  menguraikan, Jawa Tengah masih menduduki urutan pertama sebagai destinasi para  pemudik dari Depok. Sedangkan, Jawa Timur menempati urutan  kedua dan  Sumatera urutan ketiga. “Untuk AKDP dalam  kota itu masih terlihat belum dominan,  atau masih landai-landai saja  seperti hari biasa,” tegas Dudi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan pergerakan arus mudik penumpang angkutan umum di hari kedua lebaran, Selasa 3 Mei 2022 meningkat dibandingkan dengan hari pertama lebaran. Pergerakan tertinggi terjadi di angkutan penyeberangan.

“Meski jumlahnya masih tidak sebesar pada puncak arus mudik, pergerakan arus mudik penumpang angkutan umum di hari kedua lebaran kemarin masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan hari biasa,” kata Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, dikutip dari siaran persnya, Rabu (4/5).

Menurut dia, pemantauan pergerakan penumpang mudik pada tahun ini dilakukan di 111 terminal bus. Kemudian,16 pelabuhan penyeberangan, 51 bandar udara, 110 pelabuhan laut, dan 13 Daop/ Divre.

Berdasarkan data sementara, pergerakan penumpang pada angkutan jalan (angkutan bus) di hari kedua lebaran tahun 2022 sebanyak 143.361 penumpang. Angka ini meningkat sebesar 128,4 peesen jika dibandingkan dengan hari biasa sebanyak 62.760 penumpang.

Adita menyampaikan total ada 146.362 penumpang yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan angkutan kereta api pada hari kedua lebaran. Pada angkutan udara, realisasi jumlah penumpang pada hari kedua lebaran sebanyak 149.016 penumpang.

Sementara itu, sebanyak 57.816 penumpang melakukan perjalanan dengan angkutan laut. Di sisi lain, ada 174.987 penumpang yang menggunakan angkutan penyebarangan di hari kedua Lebaran. “Pada angkutan penyeberangan, realisasi jumlah penumpang pada hari kedua lebaran tahun 2022 adalah sebanyak 174.987 penumpang, atau meningkat sebesar 215,1 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebanyak 55.525 penumpang,” tandas Adita.(ger/rd)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Fahmi Akbar