bendera pelangi LGBT
Ilustrasi Bendera Pelangi

RADARDEPOK.COM – Salah satu ciri khas simbol budaya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) adalah bendera pelangi.

Pada Selasa (17/05), Kedudataan Besar Inggris untuk Indonesia sempat mengibarkan bendera pelangi tersebut dalam rangka memperingati Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia. Memangnya seperti apa serba serbi sampai akhirnya bedera pelangi tersebut dikaitan dengan LGBT.

Arti Tiap Warna di Bendera LGBT

Dilansir BBC, bendera LGBT dibuat oleh seniman Amerika, Gilbert Baker. Sekarang ini ada enam garis warna di bendera tersebut, padahal itu berbeda dengan desain awalnya yang ada delapan garis. Setiap garis berwarna-warni di bendera pelangi memiliki arti sebagai berikut.

– Merah: Kehidupan
– Oranye: Penyembuhan
– Kuning: Sinar Matahari
– Hijau: Alam
– Biru: Perdamaian/Harmoni/Seni
– Violet/Ungu: Semangat

Sejarah: Pencipta bendera

Menurut situs History, bendera pelangi diciptakan pada tahun 1978 oleh seniman, desainer, veteran Perang Vietnam, dan pemain drag saat itu, yakni Gilbert Baker. Dia ditugaskan untuk membuat bendera oleh ikon kelompok gay lain, politisi Harvey Milk, untuk parade kebanggaan tahunan San Francisco.

Baca juga : Airlangga: Prof Fahmi Idris Seorang Pekerja Keras yang Mudah Bergaul

Dia terinspirasi oleh perayaan yang menandai dua abad Amerika pada tahun 1976, di mana tampilan bintang dan garis merupakan simbol komunitas gay. Pada saat itu, gambar yang paling umum digunakan untuk gerakan kelompok gay yang sedang berkembang adalah segitiga merah muda, simbol yang digunakan oleh Nazi untuk mengidentifikasi kaum homoseksual.

Sejarah: Pertama kali dipamerkan

Perbedaan warna dalam bendera LGBT memiliki makna kebersamaan dalam kelompok tersebut. Bendera LGBT pertama kali dipamerkan di Parade Hari Kebebasan Gay San Francisco pada 25 Juni 1978.

Pada tahun 1994, bendera pelangi benar-benar ditetapkan sebagai simbol kebanggaan LGBT. Tahun itu, Baker membuat bendera sepanjang satu mil untuk peringatan 25 tahun kerusuhan Stonewall.

Penambahan warna pada bendera

Masih mengutip dari BBC, bendera pelangi LGBT telah mengalami beberapa kali perubahan. Pada tahun 2017, Kantor Urusan LGBT Philadelphia menambahkan garis-garis hitam dan cokelat ke bendera LGBT untuk mengenali orang kulit berwarna.

Satu tahun kemudian, seorang seniman bernama Daniel Quasar merilis desain ulang bendera LGBT yang disebut Progress Pride Flag. Penambahan tersebut berupa garis-garis hitam, coklat, merah muda, biru pucat, dan putih, untuk mewakili orang kulit berwarna dalam komunitas LGBT.

Daniel Quasar mengatakan bahwa Progress Pride Flag tidak dimaksudkan untuk menggantikan bendera LGBT yang asli. Tujuannya hanya untuk mewakili komunitas yang terpinggirkan, khususnya orang kulit berwarna. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya