PANTAU : Lurah Limo, AA Abdul Khoir sedang melihat pelayanan di Puskesos Kelurahan Limo yang kini jadi tempat pengaduan para KPM. ANDIKA/ RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COMKeluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mau berkeluh kesah, bisa datang ke Kelurahan Limo, Kota Depok. Di sana sudah berdiri selama dua bulan Sekretariat Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Tercacat hingga saat ini sudah ada 300 keluhan para KPM yang mendapatkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), tapi saldo yang diterima belum terisi.

Petugas pencatat Keluhan (Front Office) Puskesos Kelurahan Limo, Ricky mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan KKS belum terisi saldo. Diantaranya tidak singkronnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kemensos, dengan data pihak bank yang ditugaskan mengelola program sosial.

Baca Juga : Limo Sohorkan Budidaya Anggur

“Banyak faktor yang menyebabkan KKS saldonya belum terisi diantaranya menyangkut data KPM yang diajukan Kemensos tidak singkron dengan data pihak Bank, itu  salah satu penyebab saldo KKS belum terisi,” ungkap Ricky kepada Harian Radar Depok, Jumat (20/5).

Lurah Limo, AA Abdul Khoir mengapresiasi, kinerja jajaran petugas Puskesos dalam membantu warga mengurus pencairan bantuan sosial dari pemerintah. Petugas di sekretariat Puskesos Kelurahan Limo sudah bekerja keras melaksanakan tugas. dalam mengakomodir keluhan warga terkait realisasi bantuan sosial dari pemerintah. “Ini sudah sesuai dengan fungsi Puskesos membantu warga kurang mampu dalam mengurus kelancaran realisasi bantuan sosial,” ujar AA Abdul Khoir.

Lurah berharap, para petugas Puskesos baik fasilitator, petugas front office maupun back office terus konsen memperjuangkan kepentingan warga kurang mampu. Dan jika perlu para petugas Puskesos menerapkan sistem kerja jemput bola. Ini guna memaksimalkan fungsi Puskesos untuk membantu para KPM dalam mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah.

“Banyak juga warga yang tidak memiliki waktu untuk datang ke Puskesos. Dalam kaitan ini para petugas Puskesos bisa berkoordinasi dengan ketua lingkungan untuk menerapkan pelayanan jemput bola dengan mendatangi rumah para KPM,” tutup lurah.(cr1/rd)

Jurnalis : Andika Eka Maulana 

Editor : Fahmi Akbar