Depok Creative Women Halal Bihalal 1
HALAL BI HALAL: Komunitas Depok Creative Women menggelar halal bi halal yang berlangsung di RM. Pondok Laras, Jalan Akses UI Cimanggis, Rabu (25/5). Hadir dalam kegiatan tersebut istri Walikota Depok, Elly Farida. FOTO: ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Komunitas Depok Creative Women (De CW) menggelar halal bi halal yang berlangsung di RM. Pondok Laras, Jalan Akses UI Cimanggis, Rabu (25/5). Hadir dalam kegiatan tersebut istri Walikota Depok, Elly Farida, dan istri Wakil Walikota Depok, Etty Maryati.

Ketua Umum De CW, Dwi Riyanti menyebutkan, pada acara ini digelar bazaar produk kuliner, fesyen, craft, serta jasa kreatif. Kemudian halal bi halal ini pihaknya ingin para member mencoba menyamakan kembali visi misi, ketika sekarang pandemi mulai berkurang ekonomi kembali menggeliat.

“Nah dari sini kita mulai titik itu kembali. Dengan pertemuan ini ukhuwahnya semakin kuat. Jadi mungkin ada ide-ide apa yang bisa digulirkan,” ungkap Dwi Riyanti kepada Radar Depok.

Aktivitas De CW lanjut Dwi Riyanti, memiliki empat divisi. Dan setiap divisi punya tanggung jawab untuk bagaimana mengoptimalkan program-program yang ada di divisinya. Di antaranya memiliki program penjualan. Misalnya ada yang namanya Gerebek Workshop, program ini untuk craft (kerajinan).

“Mereka nantinya ada satu rumah menyiapkan produk-produknya, kita mengadakan pelatihan di situ. Kemudian produk-produk mereka juga kita beli. Kegiatan tersebut bergulir di antara member,” tutur Dwi Riyanti.

Halal Bi Halal Komunitas De CW
PEREMPUAN KREATIF: Halal bi halal Komunitas Depok Creative Women di RM. Pondok Laras, Jalan Akses UI Cimanggis, Rabu (25/5). Hadir pada acara tersebut istri Wakil Walikota Depok, Etty Maryati. FOTO: ISTIMEWA

Begitu juga dengan fesyen, dengan melakukan pelatihan-pelatihan. Karena De CW memiliki semacam pemasaran di market place, guna memaksimalkan itu harus ada foto-foto produk. Maka itu De CW memberikan pelatihan-pelatihan bagaimana pelatihan foto produk, itu kerjasama dengan divisi jasa kreatif pada bagian foto produk.

“Kemudian kalau di grup besarnya kami memiliki program ‘Aku Sayang Kamu’. Jadi, produk member itu nanti di masing-masing kecamatan kita pilih. Misalnya bulan pertama Kecamatan Cimanggis, nah member-member yang ada di Cimanggis silakan menjual produknya. Lalu member yang ada di seluruh kecamatan itu yang membeli. Lalu bergantian lagi, ada Beji, Tapos, Cilodong, Sawangan, dan kecamatan lainnya itu bergantian,” terang Dwi Riyanti.

Diketahui, saat ini anggota komunitas De CW mencapai 80 orang. Program saat ini sedang fokus pada pemasaran produk di online. Bagiamana setiap divisi mencoba untuk membuat market place. “Artinya perputaran ekonomi terus berputar,” ucapnya.

Sementara itu, Istri Walikota Depok, Elly Farida mengaku sangat bangga atas apa yang sudah dilakukan oleh komunitas De CW dalam pengelolaan usaha maupun bisnis.

“Karena De CW diisi oleh perempuan-perempuan kreatif yang memiliki produktivitas tinggi. Lihat saja ada produk kuliner, fesyen, craft, serta jasa kreatif yang dikelola. Hal ini tentunya akan turut membangkitkan perekonomian di Kota Depok,” ujarnya.

Senada, istri Wakil Walikota Depok, Etty Maryati menyampaikan apresiasi untuk komunitas De CW. Karena memang di setiap kegiatan pasti mereka menyampaikan informasi dari setiap bidangnya divisi-divisinya, keberhasilan, kreativitas para membernya, ada kuliner, fesyen, hingga IT.

“Di sini diperlukan sekali Pemerintah Kota Depok memperhatikan dan peduli dengan lembaga-lembaga seperti komunitas De CW ini,” kata Etty Maryati kepada Radar Depok.

Etty Maryati berpesan, ketika menghadapi tantangan ini teruslah bersemangat. Dimana pun beraktivitas pasti menemukan masalah. Jadikan hal itu sebagai vitamin dan penyemangat, bahkan menjadikan masalah itu sebagai kebangkitan untuk maju.

“De CW semakin menambah harapan untuk perempuan Kota Depok. Salah satunya adalah mendorong program Kota Depok yang ingin membangun 5000 pengusaha baru dan seribu pengusaha perempuan. Jadi ini bagian dari kontribusi De CW untuk Kota Depok. Saya sangat optimis sekali memang ini salah satu bagian dari penambahan dari lima ribu dan seribu pengusaha baru,” pungkasnya. (gun)