ILUSTRASI : Sejumlah jamaah haji asal Kota Depok saat tiba di Halaman Balaikota Depok, Rabu (5/9/2019). DOK RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Sedikitnya 776 calon haji Kota Depok, harus sesegara mungkin melunasi biaya haji sebelum keberangkatan Juni mendatang. Tercatat di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok calon jamaah haji wajib melunasi biaya sampai 20 Mei 2022.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah  (PHU) Kantor Kemenag Kota Depok, Yuli Rahmawati mengatakan, pemerintah Saudi Arabia telah  mengumumkan kuota jamaah haji pada tahun ini sebanyak satu juta orang. Sementara, Kota Depok mendapatkan kuota sebanyak 776 orang. “Kemudian, Indonesia itu kebagian sebesar 100.051 orang. Nah, Depok itu kita dapat 776 jamaah,” kata dia kepada Radar Depok, Selasa (10/5).

Dia  menjelaskan, dari total 776 kuota yang tersedia untuk Kota Depok itu semuanya dipastikan akan berangkat ke tanah suci pada tahun ini. “Sesuai dengan informasi dari pemerintah Arab Saudi kan harus 65 tahun ke bawah per 30 Juli 1957. Nah, dari situ kita urut dari terendah tadi ke bawah diangka 776 seperti itu,” terang Yuli.

Syaratnya, beber Yuli, hanya ada  dua. Pertama,  harus berusia 65 tahun ke bawah terhitung 30 Juli 1957. Kemudian, vaksin lengkap. “Itu yang kita berangkatkan yang seharusnya berangkat pada tahun 2020,” ujarnya.

Tahun ini, ungkap Yuli, Indonesia mendapatkan kuota sebesar 45,6 persen dari yang seharusnya 221.000 jamaah. Sejauh ini, Yuli membeberkan, pihaknya tengah memproses verifikasi dan pelunasan yang akaqn dilakukan jamaah haji sejak 9 Mei hingga 20 Mei 2022. “Nah kami pemerintah itu akan memprioritaskan yang tidak berangkat di tahun ini, tapi bagaimanapun kami tetap menunggu kebijakan dari Saudi,” imbuhnya.

Lebih dalam, dia menyebutkan, Ongkos Naik Haji  (ONH) pada  tahun ini mengalami kenaikan tarif menjadi Rp39.886.009 dari sebelumnya hanya  berkisar di angka Rp 36 Jutaan. “Nah bagi jamaah yang dia tidak mengambil dana pelunasan nya maka tidak ada penambahan biaya, tapi bagi jamaah yang mengambil dana pelunasan itu dia harus menyesuaikan dengan tarif ONH saat ini,” tandasnya.(ger/rd)

Jurnalis : Gerard Soeharly 

Editor : Fahmi Akbar