Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe terkait kebijakan melonggarkan penggunaan masker. Istimewa

RADARDEPOK.COM – Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe menyambut baik kebijakan baru terkait melonggarkan penggunaan masker bagi masyarakat. Namun, politikus Gerindra ini tetap meminta agar masyarakat tetap waspada saat berada di tengah kerumunan.

“Meski boleh lepas masker di luar ruangan, bukan berarti boleh sebebas-bebasnya melepasnya saat berada di tengah kerumunan. pasalnya, status vaksinasi masyarakat saat di tengah kerumunan tidak diketahui secara pasti,” tutur Abdul Harris Bobihoe kepada Radar Depok.

Wakil rakyat dari Dapil Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini menegaskan, saat di dalam ruangan atau indoor tetap harus memakai masker jika bersama orang lain. Walaupun status vaksin mereka sudah vaksin dua dosis atau booster, tetap harus memakai masker.

“Dalam ruangan harus pakai masker bila bersama orang lain. Walau sudah vaksin tetap pakai masker ketika di dalam ruangan,” tegas Abdul Harris Bobihoe.

Selain itu, sambung Abdul Harris Bobihoe, masyarakat yang memiliki gejala batuk dan pilek harus tetap menggunakan masker ketika melakukan aktivitas. Sehingga tidak menulari ke orang lain.

“Kalau flu, lebih baik memakai masker, dari pada menularkan orang lain,” ucap Abdul Harris Bobihoe.

Diketahui, Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan terbaru yakni melonggarkan penggunaan masker bagi masyarakat. Jokowi menyatakan, masyarakat diperbolehkan tanpa menggunakan masker ketika berada di luar ruangan.

Namun, Jokowi tidak mengizinkan masyarakat melepas masker ketika tengah berada di ruang tertutup dan di dalam transportasi publik.

Dan, Jokowi menyarankan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid untuk tetap menggunakan masker dimanapun berada.

Selain itu, Jokowi juga mengizinkan kepada pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang telah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap tidak lagi diperlukan menjalani tes swab PCR maupun antigen. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah