peserta KPPS
Ilustrasi

RADARDEPOK.COM – Tanggal 14 Februari 2024 sudah ditetapkan KPU menjadi waktu pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024. Ada peraturan baru yang dikeluarkan KPU tentang batas usia bagi petugas PPK hingga KPPS maksimal 50 tahun.

“Nanti rencananya rekrutmen badan ad hoc mulai dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sampai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan juga KPU Provinsi, Kabupaten/Kota, sebagaimana rekomendasi Kementerian Kesehatan pada Pilkada 2020 kemarin itu, maksimal usia adalah 50 tahun. Karena itu usia yang dianggap produktif,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.

Hasyim mengatakan, berdasarkan penelitian dari sejumlah lembaga, petugas yang diatas usia 50 tahun cenderung meninggal karena ada penyakit komorbid.

“Kemudian kami sampaikan ke Presiden, bahwa berdasarkan hasil penelitian beberapa lembaga, pasca pemilu 2019, ada tim dari IDI, UGM, Kemenkes, masing-masing melakukan kajiannya sendiri-sendiri, kecenderungan saudara-saudara kita yang wafat itu di atas 50 tahun punya penyakit komorbid seperti hipertensi, diabetes, serangan jantung,” katanya.

BACA JUGA : Calon Haji di Depok Mulai Manasik

“Sehingga fasilitasi memeriksa badan-badan ad hoc kami minta pemerintah terutama Pemda karena bagaimana pun teman-teman yang jadi badan ad hoc ini adalah bagian dari warga Pemda masing-masing kami sampaikan presiden,” sambungnya.

Sebelumnya, pada pemilu 2019, ratusan KPPS dari seluruh Indonesia meninggal dunia. KPU pada 16 Mei 2019 menyebut jumlah KPPS yang meninggal ada 486 jiwa.

Di luar itu, ada 4.849 orang petugas KPPS yang sakit. Bila jumlah petugas KPPS yang meninggal dan yang sakit dijumlah, maka total ada 5.335 orang. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya