donor
DONOR DARAH : Sobat Donor ketika melakukan kegiatan donor darah, beberapa waktu lalu. GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

Berangkat dari keresahan yang sama, sejumlah tokoh asal Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji membentuk suatu komunitas yang diberi nama Sobat Donor. Mereka hadir ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia.

Laporan : Gerard Soeharly

RADARDEPOK.COM, Pandemi Covid-19 menyisakan duka yang sangat mendalam. Banyak nyawa berjatuhan akibat kekurangan suplai darah, kaitannya adalah banyak orang yang merasa takut untuk mendonorkan darahnya.

Berangkat darisitu, sekelompok anak muda asal Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji merasa tersentuh akan situasi yang ada. Tidak terbayang apa yang akan terjadi jika, tidak ada suatu perbuatan nyata.

Berawal dari keresahan yang sama, Iman Surahman menginiasi berdirinya komunitas yang diberi nama Sobat Donor pada 9 Januari 2021. Disana, mereka mulai menjaring calon pendonor.

Apalagi disaat pandemi varian delta mulai meluas permintaan dnonor darah terus semakin meningkat terutama kebutuhan donor plasma convalesen,” kata Iman kepada Radar Depok, Selasa (24/05).

Teriakan kebutuhan akan petmintaan transfusi darah terus berdengung namun, hal itu berjalan seiring dengan kelangkaan darah baik dari PMI maupun rumah sakit.

Awalnya, hanya hitungan jari saja anggota yang dimilikinya. Tetapi, perjuangan mereka membuahkan hasil. Banyak orang yang tergerak untuk bergabung hingga kini, Sobat Donor telah diperkuat oleh 70 yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

Untuk wilayah yang saat ini tercover untuk kami bantu berikan bantuan donor saat ini hanya wilayah Jabodetabek. Sedangkan, untuk wilayah diluar tersebut kami hanya bantu untuk berbagi info lewat sosial media kami,” terang Iman.

Meski hanya lewat sosial media, tidak sedikit calon pendonor yang datang menwarkan diri untuk membagikan tetesan darahnya. Bermodalkan 1.000 lebih pengikut Sobat Donor, mereka secara aktif menjalankan kegiatan donor darah. (*)

Editor : Junior Williandro