nurul akmal emas
Nurul Akmal.

RADARDEPOK.COM, ACEH – Nurul Akmal yang merupakan lifter asal Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh beranggapan minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, tempar dia lahir dan dibesarkan.

Gadis 33 tahun yang merupakan buah cinta dari pasangan Hasballah dan Nurmala Ishak itu lahir dan besar di Desa Serba Jaman Tunong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.

“Satu ucapan selamat via WhatsApp pun tidak pernah disampaikan ke saya dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Aceh Utara. Daerah saya sendiri, di mana saya lahir dan besar,” kata Nurul.

Sejak berprestasi di even dunia Olimpiade tahun 2021 hingga medali emas di SEA Games 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tak pernah memberikan apa pun apresiasi untuk gadis itu.

Saat meraih perunggu di Olimpiade, Pemerintah Aceh berjanji memberikan bonus dalam bentuk rumah.

“Sekarang belum terima. Saya dapat kabar, nanti serah terima rumahnya September 2022 ini,” kata Nurul.

Dia berharap, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI serta Pemerintah Aceh bisa mengangkat atlet berprestasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sama seperti atlet tahun sebelumnya. Saat ini, Nurul menjadi tenaga kontrak di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh.

Rasa khawatir pun menghantui Nurul. Pasalnya, Presiden Joko Widodo sudah mengintruksikan seluruh daerah tidak lagi boleh mempekerjakan pegawai kontrak.

“Harapan saya bisa diangkat PNS seperti atlet lainnya. Sebelumnya kan sudah ada atlet lewat kuota khusus diangkat jadi PNS. Apalagi, kabarnya tahun depan pegawai kontrak tidak ada lagi. Saya sekarang pegawai kontrak,” katanya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya