RAPAT SINKRONISASI : Suasana rapat sinkronisasi data yang dilakukan Disrumkim dan bebrapa Perangkat Daerah lainnya, dalam membahas rencana eksekusi pembebasan lahan Posyandu. INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk melakukan pembebasan lahan Posyandu, nampaknya sedikit mengalami keterlambatan. Hal ini dikarenakan adanya administrasi yang menyangkut di instansi lain.

Kepala Bidang (Kabid) Pertanahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Wiyana mengatakan proses pembayaran lahan untuk Posyandu terhambat lantaran masih ada berkas administrasi yang harus diselesaikan Badan Pertanahan (BPN) Kota Depok dan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Hasil pengukuran bidang dari BPN agak lambat keluarnya dan hasil penilaian KJPP juga belum keluar. Kalau dua hal itu sudah diselesaikan kami bisa langsung eksekusi pembayaran pembebasan lahannya,” kata Wiyana, Jumat (20/5).

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mengurus pembebasan lahan untuk Posyandu yang belum memiliki lahan.

“Tahun ini kita targetkan pembebasan 45 lahan untuk Posyandu,” ucapnya.

Dia menyebutkan 45 titik pembebasan lahan tersebut berada di lima kecamatan yaitu Kecamatan Limo empat Posyandu, Sukmajaya 14 Posyandu, Sawangan 12 Posyandu, dan Bojongsari 15 Posyandu.

“Kita belanja tanah 39-50 meter persegi untuk setiap titik,” bebernya.

Dia mengakui jumlah 45 titik ini belum mamadai untuk memenuhi kebutuhan lahan di kelima kecamatan tersebut yang berjumlah 110 titik. Akan tetapi karena keterbatasan anggaran, Disrumkim baru bisa memprioritaskan 45 titik di tahun 2022.

“Biaya pembebasan lahan ini Rp 10 miliar,” sebutnya.

Dia menambahakan, pihaknya tidak hanya melakukan pembebasan lahan saja, akan tetapi juga mebiayai dan membangunkan gedung Posyandu yang dibebaskan tahun ini.

“Rp 10 miliar ini hanya untuk pembebasan lahan saja. Tahun berikutnya akan ada anggaran pembangunan dengan sistim hibah ke Ketua Posyandu di tiap RW,” pungkasnya.(dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Ricky Juliansyah