yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Baru-baru ini masyarakat dibuat geger oleh Kedubes Inggris yang mengibarkan bendera LGBT di halaman kantornya di Jakarta.

Menurut Politikus Milenial Partai Gerindra, Rizki Apriwijaya, apa yang dilakukan Kedubes Inggris mengusik ketentraman dan tidak menghargai budaya serta nilai-nilai agama di Indonesia.

“Kedubes Inggris tidak menghargai, seperti tutup mata bahwa budaya dan nilai-nilai agama di Indonesia dengan mengibarkan bendera LGBT,” kata Rizki Apriwijaya kepada Radar Depok.

Dia berharap agar Kementerian Luar Negeri dapat menegur dan meminta klarifikasi dari pihak Kedubea Inggris dan tidak membiarkan hal ini menjadi bola liar di masyarakat.

“Jangan sampai membuat gaduh. Inggris dan Indonesia itu memiliki penerapan dan nilai-nilai budaya yang berbeda, tolong hormati apa yang dianut di Indonesia,” kata Rizki Apriwijaya.

Baca Juga  Hasbullah : ASN Jangan Bolos di Hari Pertama

Terkait pengebaran bendera LGBT yang diposting di laman Website Kedubes Inggris mengatakan, hal itu berkaitan dengan peringatan hari internasional melawan Homofobia, Transfobia, dan Bifobia.

“Kemarin, di Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) – kami mengibarkan bendera LGBT+ dan mengadakan acara, karena kami semua adalah bagian dari satu keluarga manusia,” tulisnya di postingan akun resmi Instagram Kedubes Inggris @ukinindonesia, dikutip dari Pojoksatu.id Minggu (22/05).

“Kami mendesak masyarakat internasional untuk menghapus diskriminasi, termasuk berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender, dan untuk mempromosikan keragaman dan toleransi,” katanya.

“Kami mendesak negara-negara untuk mendekriminalisasi hubungan seks sejenis yang suka sama suka, dan untuk memperkenalkan undang-undang yang melindungi orang-orang LGBT+ dari segala bentuk diskriminasi,” pungkasnya. (cky/ps)

Baca Juga  Digitalisasi UMKM Percepat Pemulihan Ekonomi

Editor : Ricky Juliansyah