SIMBOLIS : Anggota Komisi V DPR RI Irwan melalui tenaga ahlinya, Sukarjito (kiri) secara simbolis memasang peneng tanda rampungnya BSPS pada salah satu rumah warga di Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas. FOTO : GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM, RANGKAPAN JAYA – Anggota Komisi V DPR RI, Irwan melalui tenaga ahlinya, Sukarjito melakukan pemasangan papan peneng Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Pemasangan itu dilakukan secara simbolis di Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas sebagai tanda pembangunan rumah telah selesai alias rampung. 

“Peneng yang dipasang ini baru 11 rumah, dari 20 rumah aspirasi anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Irwan. Saya sebagai tenaga ahlinya, diminta mewakili untuk melakukan pemasangan paneng secara simbolis ini,” jelas dia kepada Radar Depok, Senin (23/05).

Jito-panggilan akrabnya- mengatakan, sebelas rumah tersebut dikerjakan pada Apri 2022. Kemudian, sembilan rumah tersisa dikerjakan setelah libur lebaran yang sampai saat ini masih dalam proses. Targetnya, pada Juni 2022 seluruh rumah tersebut sudah rampung diselesaikan.

Pria yang akan mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Kota Depok itu menyebutkan, program BSPS adalah salah satu di antara program padat karya strategis Kementerian PUPR melalui mekanisme direktif anggota DPR RI. BSPS sendiri bertujuan mendorong serta meningkatkan keswadayaan masyarakat dalam mewujudkan rumah layak huni yang sebelumnya tidak layak huni dengan melakukan rehab rumah.

“BSPS ini hanya dana pancingan atau stimulan. Saya harap masyarakat agar juga mau berswadaya dalam menyelesaikan rumahnya sendiri sehingga bisa dikatakan layak. Keswadayaan dapat berbentuk tabungan uang, bahan bangunan maupun dalam bentuk tenaga kerja dan gotong royong dengan lingkungan sekitar,” ujar Jito.

Jito menegaskan, program BSPS ini ini tidak dipungut biaya alias tanpa pungli.  Sementara, sasaran BSPS adalah warga kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sehingga, mereka memiliki rumah layak huni serta mendapatkan hak lingkungan hidup sehat sebagaimana amanat Undang-undang dasar 1945.

“Besaran bantuan stimulan rumah swadaya dalam kegiatan peningkatan kualitas rumah ini adalah Rp 20.000.000 terdiri dari Rp 17.500.000 untuk bahan bangunan dan Rp 2.500.000 untuk upah tukang,” pungkasnya. (rd/ger)

 

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Pebri Mulya