JUARA : SSB Metro Kukusan juara Liga Grassroot Indonesia di Sentul (2021). Istimewa

RADARDEPOK.COM – Sejak berdiri 1999 Sekolah Sepakbola (SSB) Metro Kukusan menjelma menjadi SSB favorit di Kota Depok. Pasalnya, SSB yang bermarkas di Lapangan Sepakbola Palakali Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji ini telah menorehkan sejumlah tropi bergengsi dari Kota Depok dan daerah lain.

“Untuk sementara kami melakukan pembinaan, kita hanya menginginkan agar semua pemain bisa bermain dengan baik,” ucap pelatih SSB Metro Kukusan, Pieter Polnaja kepada Radar Depok, Kamis (26/05).

Pieter melanjutkan, terdapat minimal umur dan batasan umur untuk bisa menjadi bagian dari SSB Metro Kukusan.

“Semua bisa bergabung di sini,tapi tergantung kondisi ada atau tidaknya jumlah pemain yang cukup, kalau sekarang minimal umurnya 8 tahun dan maksimalnya 13 tahun, kalau dulu 15 tahun, 16, dan 14 tahun juga bisa, tergantung kondisi ada atau tidaknya jumlah pemain yang cukup,” ucapnya.

Pieter menambahkan, sudah sejumlah tropi diraih dari berbagai wilayah, salah satunya adalah Liga Grassroot Indonesia (LGI) yang diselenggarakan di Sentul 2021 lalu.

“Sudah ratusan piala yang kita hasilkan dari tahun 1999, dari yang sudah rusak sampe yang masih bagus juga ada, di tahun lalu kita juara liga Grassroot Indonesia ,” ungkap Pieter.

Pieter mengungkapkan, tim SSB asuhannya berhasil menjuarai Indonesia Junior Soccer League (IJSL) U-12 tahun 2015, dan masuk enam besar nasional di tahun yang sama.

“Harapan saya, kami dapat mengulang lagi sukses-sukses kita yang sebelumnya dan semua bisa memberikan inspirasi kepada sepak bola nasional di usia dini,” pungkasnya.

Sementara, pemain U-12, Muhammad Azam Alhafiz mengatakan, dirinya merasa senang dapat bergabung di SSB Metro Kukusan, selain karena hobi, dirinya dapat mengenal teman baru dalam sepak bola.

“Senang kok di sini, banyak teman baru, apalagi sama-sama hobi sepak bola,” ungkapnya.

Azam mengatakan, dirinya tidak pernah keberatan ketika latihan di SSB Metro Kukusan, pelatih yang baik dalam membina serta dukungan dari orang tua menjadi salah satu faktor yang menjadi penyemangat dalam latihan. (cr2)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Ricky Juliansyah