magang erick thohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

RADARDEPOK.COM – Membludaknya peserta rekrutmen bersama BUMN 2022 yang dibuka beberapa waktu lalu,┬áMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan membuka 2.300 lowongan magang di perusahaan plat merah.

Erick menjelaskan, rekrutmen bersama BUMN 2022 hanya menyediakan 2.700 lowongan kerja di lebih dari 50 perusahaan saja. Dalam realisasinya rekrutmen tersebut dibanjiri oleh para pelamar.

“Tadi saya putuskan rekrutmen ini (untuk) 2.700 putra-putri terbaik bangsa Indonesia. Tapi karena animonya luar biasa. Saya tadi sudah minta para direksi, ada 2.300 lagi yang saya beri kesempatan magang,” ujar Erick.

Namun, Erick tidak memberikan penjelasan lebih rinci terkait waktu pendaftaran dan posisi yang disediakan.

Lebih lanjut, ia juga menyatakan jika di akhir tahun ini BUMN kembali membuka rekrutmen, pihaknya akan memprioritaskan peserta yang telah terdaftar sebelumnya.

Baca juga : Mendag Undang Secara Khusus Menteri Ekonomi ASEAN

“Dan juga di akhir tahun ini, saya sudah bicara dengan direksi, kalau ada rekrutmen bersama lagi kami harus prioritaskan yang sudah terdaftar, sepakat ya?” serunya kepada para audiens yang hadir.

Sebelumnya, Erick membuka lowongan kerja di BUMN untuk 2.700 posisi mulai Selasa (12/4) lalu. Ia mengatakan program rekrutmen sengaja dilakukan karena ia ingin kepemimpinan di BUMN dengan talenta terbaik terus berlanjut dari waktu ke waktu. Khususnya yang punya kapabilitas, karakter, dan akhlak yang baik.

Menurutnya, hal ini perlu karena BUMN memang peran penting bagi masa depan Indonesia. Sebab, aktivitas bisnis perusahaan negara memegang kontribusi sepertiga dari kinerja perekonomian nasional.

“Sepertiga dari kekuatan ekonomi Indonesia itu adalah di BUMN. Jadi kita harus sadari juga bahwa kita yang berkarir di BUMN adalah putra-putri yang terbaik,” imbuhnya.

Di sisi lain, Erick mengatakan program rekrutmen ini penting karena Indonesia memiliki bonus demografi yang besar, di mana 54 persen penduduk Indonesia didominasi oleh generasi muda. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya