SINERGI : Foto bersama dewan pengawas sekolah Provinsi Jawa Barat.FOTO:ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – SMK Forward Nusantara banyak memiliki keunggulan, mulai tahun ajaran baru 2022 – 2023, juga akan mulai menerapkan Kurikulum Merdeka dalam setiap pembelajarannya. Kurikulum Merdeka merupakan nama baru dari kurikulum prototipe yang resmi diluncurkan oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dalam upaya memulihkan kembali pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi selama 2022-2024.

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan pengembangan dan penerapan dari kurikulum darurat yang diluncurkan untuk merespon dampak dari pandemi Covid-19. Pengertian Merdeka Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa dan mahasiswa bisa memilih pelajaran yang diminati.

”Kota Depok sebagai penyangga ibukota yang terletak di provinsi Jawa Barat selalu berinovasi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan untuk mewujudkan Kota Depok yang maju, berbudaya, dan sejahtera. Hal ini diiringi dengan bertumbuhnya sekolah – sekolah baik itu sekolah negeri maupun swasta setiap tahunnya. Termasuk didalamnya SMK Forward Nusantara,” ujar Kepala SMK Forward Nusantara, D.W. Pramono.

Pramono menjelaskan, sebagai informasi, SMK Forward Nusantara merupakan satu – satunya sekolah yang diresmikan oleh danjen kopassus diluar kesatrian pada 2017. Memiliki 5 program jurusan, 2 diantaranya merupakan kali pertama ada dan satu –satunya di Kota Depok. Jurusan tersebut adalah  Spa dan Kecantikan (TKK), Teknik jaringan komputer dan telekomunikasi (TKJ), Desain Komunikasi Visual (DKV),  Kuliner (Tata Boga), serta Teknik Mesin Industri (TM).

Sesuai dengan tujuan dibentuknya sekolah,  SMK Forward Nusantara memiliki visi menghasilkan insan yang berakhlak mulia, bersikap mental yang baik, terampil dan mandiri. Untuk mengemban misi sesuai dengan Indikator lima komando yayasan, yaitu perserta didik diharapkan berakhlak dan bersikap mental yang baik, mempunyai jiwa leadership kepemimpinan dengan wawasan kebangsaan, basic profesional skill, performance bisnis skill, serta berwawasal global.

“Berbasis pada pendidikan 4.0 yang mengadaptasi konsep merdeka belajar, Kurikulum Merdeka yang cerdas sebagai Konsep Pendidikan dikemas sebagai Kegiatan Pembelajaran yang berpusat pada Siswa (Student Oriented) yang diwarnai dengan Kreativitas, Critical Thinking, pembiasaan berfikir tingkat tinggi (High Ordinary Thingking Skill), Problem Solving, Kemandirian, Keceriaan belajar, dan semangat,” ungkapnya.

Pembelajaran dengan metodologi modern yang didukung dengan berbagai sarana dan prasarana serta fasilitas yang memadai, serta beberapa program unggulan seperti Entrepreneurship, Bahasa Pemrograman,  Kemampuan Berbahasa, serta Pelatihan Motivasi merupakan ciri khas yang hanya dimiliki oleh SMK Forward Nusantara.

Selain itu, penerapan praktek kedisiplinan dan Pelatihan Motivasi diarahkan sebagai pembentukan kepribadian yang matang, kritis, berani mengemukakan pendapat, mempertahankan pendapat yang benar, kreatif dalam pemecahan masalah sertaselalu  inovatif dalam mengantisipasi kemajuan zaman.

“Diharapkan kedepan SMK Forward Nusantara selain menjadi tempat belajar adalah tempat untuk berkarya nyata,” tutupnya.(rd/ina)

Jurnalis / Editor : Febrina