pohon tumbang
WASPADA : Petugas saat mengevakuasi pohon tumbang, Minggu (15/5). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mencatat dari seluruh pohon tumbang yang terjadi akibat diterjang angin kencang, hanya tiga pohon yang dipastikan milik pemerintah.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Indra Kusuma memastikan, seluruh pohon yang tumbang saat Minggu (15/5) hanya tiga pohon yang milik pemerintah yang tumbang di tujuh lokasi kejadian.

“Yang milik pemeritah itu ada tiga, dua pohon yang terletak di Kali Licin dan satu pohon di Jalan Pramuka Kelurahan Mampang,” terangnya saat dikonfirmasi Selasa (17/5).

Baca Juga : 433 Jiwa Terdampak Puting Beliung di Depok, 127 Rumah Rusak 

Kata Indra, ketiga pohon milik pemerintah yang tumbang berjenis angasana. Namun penyebabnya adalah diterjang angin kencang seban semua pohon sehat karena dirawat petugas.

Selebihnya yang tumbang di Depok adalah pohon milik pribadi, seperti di jalan pramuka tepatnya Mampang Hilss adalah pohon rambutan, pohon ketapang yang berada di jalan sawangan.

Lalu, pohon mangga di jalan raya karet kelurahan pengasin, pohon mangga di jalan sawangan parung bingung, serta pohon jati yang berlokasi di jalan rawadenok tepatnya gang haji kimah.

Terkait lokasi yang rawan pohonk tumbang, Indra membeberkan, seluruh kecamatan maupun kelurahan menjadi tempat yang rawan dengan pohon tumbang.

“Kalau dibilang lokasi rawan, semua lokasi di kecamatan depok itu rawan pohon tumbang ya,” bebernya kepada Radar Depok.

Rawan pohon tumbang bukan hanya milik pemerintah melainkan milik pribadi sehingga masyaralat lebih peduli untuk melakukan perawatan, seperti pemangkasan.

“Kalau kami pemerintah lalukan upaya dengan pemangkasan dan penopingan,” tandasnya. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro