sampah
BUANG SAMPAH : Truk pengangkut sampah DLHK Kota Depok sedang membuang muatan sampah masyarakat ke TPA Cipayung.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Proses pengangkutan sampah oleh petugas kebersihan di lingkungan warga sementara waktu akan terhambat. Pasalnya, saat ini UPT Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, sedang membatasi arus keluar masuk truk pengangkut sampah. Hal ini dikarenakan di TPA Cipayung sedang dilakukan penataan lokasi guna mencegah longsoran sampah.

Sebenarnya bukan penutupan total. Hanya kita batasi dan atur untuk keluar masuk truk sampah. Hal ini karena kami sedang melakukan penataan di kawasan TPA Cipayung agar sampah yang ada bisa tertata dan tidak menimbulkan longsor,” kata Kepala UPTD TPA Cipayung, Ardan Kurniawan, Selasa (10/5).

Dia mengungkapkan, pembatasan ini sudah dilakukan sejak libur lebaran kemarin. Hal ini agar mengurangi jumlah volume sampah yang dibuang ke sana, sebab, sebagian besar masyarakat tengah melakukan mudik sehingga terjadi pengurangan sampah yang masuk ke TPA Cipayung.

Sebagian besar masyarakat sedang ke luar kota, sehingga sampah yang masuk ke TPA Cipayung berkurang. Rata-rata sampah yang masuk ke TPA Cipayung per harinya hanya 200 ton. Kalau hari biasa bisa mencapai 1.000 ton per hari,” terangnya.

Dengan adanya penataan ini, kata Ardan, pihaknya berharap sampah yang ada tidak membahayakan pekerja. Selain itu, juga bisa menampung sampah yang masuk setiap harinya.

Meskipun sudah overload, mudah-mudahan penataan ini bisa sedikit memberikan kapasitas untuk sampah yang akan masuk. Kami juga berharap Nambo bisa segera dibuka, agar kami bisa melakukan pembuangan sampah ke sana,” tutupnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro