BEASISWA UII : Wakil Rektor Bidang Akademik, SDM dan Kemahasiswaan, UIII, Bahrul Hayat (tengah) didampingi Dekan serta pengurus kampus saat melangsungkan Konfrensi Pers "UIII Admissions for the 2022 2023" di Kampus UIII, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (13/05). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Universitas lslam Internasional Indonesia (UIII) yang berada di Cisalak, Kecamatan Sukmajaya membuka 200 slot beasiswa untuk Magister (MA) dan Doktoral (PD) pada ajaran tahun akademi 2022/2023.

“Beasiswa tahun ini berbeda dengan tahun lalu, kalau tahun lalu kita buka 100 kuota untuk satu program study saja, yaitu magister. Tapi tahun ini kuotanya kita naikan menjadi 200, dan untuk dua program study, ada Magister dan Doktoral,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik, SDM dan Kemahasiswaan, UIII, Bahrul Hayat, Jumat (13/5).

Tak hanya itu, program yang bertajuk “UIII Admissions for the 2022 2023” juga membuka pendaftaran mahasiswa baru dua jalur. Pertama, yang melalui beasiswa dan kedua jalur mandiri atau pembayaran sendiri dengan besaran biaya Rp 30 juta.

Namun dipastikan, nominal tersebut masih terjangkau untuk kampus yang standar studinya bertaraf Internasional. Bahkan, tingkat kesulitan masuk lewat beasiswa dan mandiri sama, karena untuk menjaga mahasiswanya berkualitas.

“Persyaratan yang diberikan tidak ada perbedaan, sama sama sulit karena UIII kampus yang beda. Jangan melamar kalau hanya main-main karena studinya berat, kami mau ciptakan ilmuwan yang baik. Calon yang potensial silakan lamar,” tegas Bahrul.

Beasiswa ini terbuka untuk warga negara Indonesia maupun asing yang mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan dan latar belakang akademis yang kuat. Meskipun merupakan kampus berlabel islam, visi yang diusungnya bersifat inklusif dan universal. Sehingga mahasiswa UIII bukan hanya yang beragama Islam tapi juga dari agama lain.

“Jalur beasiswa yang kami tawarkan juga bersifat non-diskriminatif. Karena itu saya mengajak anak anak muda potensial dari seluruh dunia tanpa memandang latar belakang agama untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini,” ungkapnya.

Katanya, periode beasiswa untuk program magister berlangsung selama 2 tahun, dan jumlah beasiswa yang tersedia sebanyak 200 mahasiswa. Sedangkan untuk program doktor, jumlah beasiswa yang tersedia sebanyak 100 mahasiswa. Beasiswa untuk program doktoral berasal dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diperuntukan bagi UIII.

“Pendaftaran beasiswa akan dibuka pada minggu malam (15/5) sampai 30 Juni mendatang. Jadi waktu pendaftara selama 45 hari,” jelas Bahrul.

Seluruh peserta beasiswa bebas memilih empat fakultas yang ada UIII, yakni Fakultas Studi Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Program akademik dan pembelajaran akan menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar, lalu khusus untuk Fakultas Studi Islam, di samping bahasa Inggris juga diisyaratkan penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar. Dan untuk Bahasa Indonesia menjadi persyaratan bagi mahasiswa yang mengambil kajian dan penelitian tentang Indonesia den Asia Tenggara untuk tesis dan disertasi.

Adapun mahasiswa yang ingin masuk UIII baik beasiswa dan mandiri adalah sertifikat Grade Point Average (GPA) dengan nilai paling sedikit 3.5 pada skala maksimum 4.0. Selain itu, mengajukan proposal riset secara ringkas (4000-5000 kata), contoh tulisan ilmiah, hasil penelitian yang relevan dengan pilihan studi, atau artikel terbaru yang dipublikasikan di jurnal ilmiah berbahasa Inggris.

“Mahasiswa juga melampirkan dua surat rekomendasi dari kalangan otoritas yang menjelaskan mengapa anda pantas untuk melanjutkan studi di UIII. Rekomnya dari orang yang mahasiswa itu kenal, jadi bisa menjelaskan secara baik,” tutup Bahrul. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya