nama tokoh betawi di jakarta
Jalan H Bokir Bin Dji'un yang sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede.

RADARDEPOK.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama-nama tokoh Betawi menjadi nama jalan di Jakarta, Senin (20/06). Hal itu dilakukan, karena tokoh Betawi memiliki peran besar terhadap persatuan kebangsaan Indonesia.

“Dari Betawi dilahirkan begitu banyak pribadi-pribadi yang hidupnya memberikan kemajuan,” ujar Anies.

Anies mengatakan, penamaan sebuah jalan dipastikan memiliki makna besar dan sejarah. Termasuk terhadap beberapa tokoh Betawi, yang namanya diabadikan menjadi sebuah nama di Jakarta.

Berikut nama baru di beberapa jalan di Jakarta yang menggunakan tokoh Betawi.

1. Jalan Entong Gendut (sebelumnya Jalan Budaya).
2. Jalan Haji Darip (sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya).
3. Jalan Mpok Nori (sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus).
4. Jalan H Bokir Bin Dji’un (sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede).
5. Jalan Raden Ismail (sebelumnya Jalan Buntu).
6. Jalan Rama Ratu Jaya (sebelumnya Jalan BKT sisi barat).
7. Jalan H Roim Sa’ih (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat).
8. Jalan KH Ahmad Suhaimi (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur).
9. Jalan Mahbub Djunaidi (sebelumnya Jalan Srikaya).
10. Jalan KH Guru Anin (sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara).

BACA JUGA : Pintu Kereta Rawageni Dianggap Ilegal, DPRD Depok : Itu Aneh

11. Jalan Hj Tutty Alawiyah (sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya).
12. Jalan A Hamid Arief (sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5).
13. Jalan H Imam Sapi’ie (sebelumnya Jalan Senen Raya).
14. Jalan Abdullah Ali (sebelumnya Jalan SMP 76).
15. Jalan M Mashabi (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara).
16. Jalan H M Shaleh Ishak (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan).
17. Jalan Tino Sidin (sebelumnya Jalan Cikini VII).
18. Jalan Mualim Teko (sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke).
19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi (sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat).
20. Jalan Guru Ma’mun (sebelumnya Jalan Rawa Buaya).
21. Jalan Kyai Mursalin (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang).
22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang).

 

Editor : Pebri Mulya